'Terpaksa Menikah' Hantarkan Guru Paud Asal Desa Pusuk Ini Dikenal Banyak Orang

Gemar membaca dan menulis membuahkan kenyataan manis bagi Komeliasari Gadis berhijab asal Desa Pusuk Kecamatan Kelapa Bangka Barat

'Terpaksa Menikah' Hantarkan Guru Paud Asal Desa Pusuk Ini Dikenal Banyak Orang
Ira Kurniati
Guru Paud Sekaligus penulis dan pengarang Buku, Komeliasari 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Ira Kurniati

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Gemar membaca dan menulis membuahkan kenyataan manis bagi Komeliasari.

Gadis berhijab asal Desa Pusuk Kecamatan Kelapa Bangka Barat itu bukanlah berasal dari keluarga penulis.

Namun siapa sangka, dua buku hasil karyanya beredar luas dan dibaca banyak orang.

Perempuan kelahiran Tahun 1988 ini rupanya gemar membaca dan menulis sejak duduk di bangku
pesantren, setingkat sekolah menengah atas di Madura, beberapa tahun lalu.

Namun Lia sapaan akrab Komeliasari, sebenarnya adalah sosok pendiam dan pemalu, sehingga goresan tangan hanya berani ia tuangkan pada catatan pribadi atau diary saja.

"Kalau menulis suka sejak di pesantren. Tapi ketika sekolah dulu saya malu kalau tulisan saya dibaca orang banyak. Saya nulis untuk diri sendiri, nulis diary atau cerita-cerita teman." kata Lia berbagi kisah pada Bangka Pos Group, Jumat (6/3/2018).

Setelah menyelesaikan pendidikan di pesantren, Lia kemudian pulang kampung ke Desa Pusuk. Saat di kampung, kegemarannya menulis sempat vakum.

Apalagi masa itu, dia tak punya komputer. Hingga suatu ketika, Tahun 2016, saat asyik bermain instagram, Lia tak sengaja membaca akun yang memposting lomba menulis.

Batas akhir lomba, tinggal tiga hari. Dalam waktu sesingkat itu, Lia memutar otak menciptakan ide tulisan agar menjadi sebuah naskah buku.

Halaman
12
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved