Video
Perbandingan Suasana Kunjungan Puskesmas dan Klinik di Pangkalpinang
Pelayanan di sejumlah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang ada di Pangkalpinang tampak jauh lebih sepi
Penulis: Dedy Qurniawan | Editor: M Zulkodri
Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan
BANGKAPOS.COM, BANGKA- - Pelayanan di sejumlah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang ada di Pangkalpinang tampak jauh lebih sepi jika dibandingkan dengan pelayanan kesehatan setara atau satu tingkat di atasnya di tempat lain.
Ini terlihat dari pantauan Bangka Pos terhadap kunjungan warga ke sejumlah Puskesmas dan rumah sakit di Pangkalpinang pada Jumat (6/4/2018) dan Senin (9/4/2018).
Di UPT Puskesmas Taman Sari misalnya, berdasarkan pengamatan Bangka Pos mulai pukul 8.40 WIB hingga pukul 9.30 WIB Jumat (6/4), hanya sekitar 15 warga yang datang. Mereka adalah pasien luka ringan,kontrol kandungan, kontrol jantung, pasien sakit gigi, dan hanya cek tekanan darah.
Pukul 9.25 WIB, petugas di meja cek tekanan darah yang ada di selasar bangunan puskesmas tampak sudah santai mengobrol karena tak ada lagi pasien yang perlu diperiksa. Suasana serupa kembali tampak berdasarkan pantauan Bangka Pos pada Senin (9/4/2018) pagi.
Di Klinik Pratama Bhakti Timah tampak berbeda. Hanya berjarak sekitar 1,3 kilometer dari Puskesmas UPT Taman Sari, warga yang datang berkunjung terasa membeludak.
Pantauan Bangka Pos, Senin (9/4) pukul 10.28 WIB misalnya, terdengar nomor antrean sudah mencapai nomor 96. Kursi di ruang tunggu tampak penuh dan warga sampai berdiri dan duduk di beranda Klinik Pratama Bhakti Timah.
Kepala UPT Puskesmas Taman Sari Mindowati Sihombing menuturkan, dalam sehari Puskesmas Taman Sari melayani sekitar 30 pasien per hari. Pasien yang datang meliputi pasien BP (Balai Pengobatan) Umum, Gigi, KIA (Kesehatan Ibu dan Anak), TB (Tuberkulosis) Paru. Jumlah pasein yang datang tersebut diakui tidak terlalu ramai.
Banyak faktor yang dinilai sebagai penyebab sepinya kunjungan warga ke puskesmas dibandingkan ke klinik swasta. Fasiltas layanannya yang adalah fasilitas layanan dasar hingga banyaknya praktik dokter di Pangkalpinang. (*)