Yusril Siap Menangkan Kotak Kosong Jika Hanya Ada Capres-cawapres Tunggal

Yusril Ihza Mahendra siap memenangkan kotak kosong bila nanti di Pilpres 2019 hanya ada satu pasangan capres-cawapres tunggal.

Yusril Siap Menangkan Kotak Kosong Jika Hanya Ada Capres-cawapres Tunggal
Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Jakarta Pusat, Jumat (23/2/2018). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Ketua Umum PBB (Partai Bulan Bintang) Yusril Ihza Mahendra mengatakan pihaknya siap memenangkan kotak kosong bila nanti di Pilpres 2019 hanya ada satu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden tunggal.

Seperti diketahui hingga kini baru Joko Widodo yang mendeklarasikan diri sebagai capres 2019.

Baca: Sekjen PDIP: Jokowi Tidak Akan Lawan Kotak Kosong di Pilpres 2019

Sementara Prabowo Subianto yang memiliki elektabilitas persis di bawah Jokowi belum juga mendeklarasikan diri.

“Kalau terjadi calon tunggal maka PBB konsisten menangkan kotak kosong, karena calon tunggal tidak otomatis terpilih sebagai presiden. Kalau calon tunggal tidak bisa meraih suara 50 persen plus satu dan tidak bisa menang melawan kotak kosong di 18 provinsi maka mereka tidak terpilih,” ujarnya saat ditemui di Markas Besar PBB, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (9/4/2018).

Yusril sendiri memberi kritik atas mekanisme pemilihan presiden dengan sistem calon tunggal melawan kotak kosong.

Baca: Ini Tanggapan Jokowi Atas Pernyataan Prabowo Soal Indonesia di Tahun 2030

Menurutnya bila kemenangan ada di kotak kosong maka pembuat kebijakan tidak memiliki solusi atas itu sehingga bisa menimbulkan kondisi vakum kekuasaan.

“Sebenarnya ada kekurangbijaksanaan para pembuat aturan calon tunggal melawan kotak kosong karena bisa menimbulkan vakum kekuasaan. Kalau yang menang kotak kosong MPR tidak bisa menunjuk penjabat presiden, tidak bisa memperpanjang masa jabatan presiden sebelumnya hingga menimbulkan suasana krisis konstitusional.”

“Kalau sudah begitu nanti saya yang mikir lagi bagaimana keluar dari kondisi tersebut seperti pada zaman Pak Soeharto dulu,” pungkasnya.

Sebelumnya Yusril memprediksi ada tiga skenario di Pilpres 2019 mendatang yaitu calon tunggal, dua paslon, dan tiga paslon.

Ia juga menyebut Partai Demokrat kemungkinan besar merapat ke Jokowi jika Prabowo Subianto jadi mencalonkan diri. (Tribunnews/Rizal Bomantama)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Yusril Siap Menangkan Kotak Kosong Kalau Jokowi Jadi Calon Tunggal di Pilpres

Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved