Road to Election 2018

Sopian Diakui Matang Pengalaman Kepemimpinan

Kematangan pengalaman M Sopian dalam berpolitik dan sebagai wakil kepala daerah Pangkalpinang mengundang kekaguman warga.

Sopian Diakui Matang Pengalaman Kepemimpinan
Istimewa
Calon Wakil Wali Kota Pangkalpinang, M Sopian saat berorasi di hadapan ratusan warga Kelurahan Tuatunu Gerunggang Pangkalpinang, Rabu (11/4) malam. 

PANGKALPINANG, BANGKA POS - Kematangan pengalaman Calon Wakil Wali Kota Pangkalpinang, M Sopian, dalam berpolitik dan sebagai wakil kepala daerah Pangkalpinang mengundang kekaguman ratusan warga di Kelurahan Tuatunu Gerunggang Pangkalpinang, Rabu (11/4) malam.

Dalam kampanye dialogis yang dilaksanakan di lapangan bola 17 kawasan setempat ini, Sopian yang berpasangan dengan Calon Wali Kota, Maulan Aklil (Molen) menunjukkan kelasnya sebagai calon wakil wali kota yang sudah mengemban amanah tersebut lima tahun belakangan.

Sopian mengingatkan masyarakat yang sudah memiliki hak pilih untuk dapat memberikan suaranya.

Dia juga minta masyarakat jadi pemilih cerdas pada 27 Juni 2018.

" Jadi pak, buk, bik, inget pastikan namanya sudah terdaftar di DPT. Kalau belum, lapor ke RT, lurah, karena satu suara akan memberikan banyak arti bagi Pangkalpinang ke depan," Kata Sopian dalam orasinya.

Ia juga menekankan pentingnya perbaikan akhlak bagi generasi muda yang kian bergeser. di antaranya akan bahaya narkoba.

Dirinya mengakui bersama Molen sudah memiliki program skala prioritas yang masuk dalam komitmen politik. Yakni membentuk pondasi dengan memperhatikan kesejahteraan guru ngaji, ustaz/ustazah yang memiliki kemampuan dan keahlian khusus membentuk insan bertakwa, beriman yang tidak terlepas dari syariat Islam.

"Selama ini pembagunan hanya dikaitkan dengan pembangunan fisik saja, saharusnya adanya keseimbangan antara akhlak dan pembangunan fisik. Jadi bapak, Ibu kami tidak mau berjanji muluk-muluk dan membodohi rakyat. Kami (Molen-Sopian) ingin membangun pondasi yang kuat, karena harus diingat pembangunan fisik haruslah seimbang dengan pembangunan spiritual. Percuma kita terlihat wah dari luar, tapi generasi kita rusak, percuma. Setuju?," ujar Sopian.

Diakuinya, program perbaikan akhlak lainnya yaitu dengan menyiapkan beasiswa bagi anak hafis quran, dan dokter santri yang akan ditempatkan di setiap kelurahan/kecamatan.

"Hal ini bukan sesuatu yang mustahil. Karena semuanya telah dikaji bersama dan sudah dihitung pos anggaran yang akan dikeluarkan tanpa mengganggu anggaran lainnya. (*/p1)

Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved