Ini Jawaban Camat Gabek Saat Diperiksa Kejati Babel Soal Lahan RTH

Pemeriksaan dugaan kasus penjualan lahan yang kemudian menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) terus bergulir.

Ini Jawaban Camat Gabek Saat Diperiksa Kejati Babel Soal Lahan RTH
Bangka Pos / Ryan Augusta
Camat Gabek Kota Pangkalpinang, Raelan Hafizh 

Laporan wartawan Bangka Pos Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA -Pemeriksaan dugaan kasus penjualan lahan yang kemudian menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) terus bergulir.

Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang dipanggil ke Kejati Babel untuk dimintai keterangan.

Raelan Hafizh yang saat ini menjabat selaku Camat Gabek Kota Pangkalpinang kepada bangkapos.com, Selasa (17/4/2018) saat ditemui di kantornya mengakui dirinya dipanggil oleh kejaksaan untuk memberikan keterangan di Kejati Babel, Senin (16/4/2018) kemarin.

"Betul saya kemarin ada di Kejati Babel. Kehadiran saya ke sana cuma dimintai keterangan saja oleh penyidik," kata Raelan

Menurutnya pemeriksaan dirinya tersebut, Senin (16/4/2018) itu berlangsung sejak pukul 09.00.hingga menjelang siang sekitar pukul 13.00 WIB.

Ketika disinggung seperti apa pemeriksaan terhadap dirinya oleh penyidik Pidsus Kejati Babel, namun ditegaskan ia dalam pemeriksaan tersebut tak lain untuk dimintai keterangan sebagai pelengkap pemberkasan.

"Yang ditanya penyidik kemarin hanya yang umum-umum saja atau kurang lebih ada 12 pertanyaan waktu itu termasuk soal kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH--red)," katanya.

Sebelumnya Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Babel, Roy Arland SH MH pun mengakui  jika dua orang camat di Kota Pangkalpinang, RH (selaku camat Gabek) & Su (selaku camat Pangkal Balam) saat ini diperiksa oleh penyidik Pidsus Kejati terkait persoalan lahan di kawasan RTH Jerambah Gantung.

"Yang benar camat pangkalan balam sama camat gabek," kata Roy singkat dalam pesan elektronik atau WhatsApp (WA), Senin (16/4/2018) siang.(*)

Penulis: ryan augusta
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved