Rabu, 8 April 2026

Pedagang Pasar Modern Masih Enggan Tempati Pasar Rakyat Koba

Pasar Rakyat Kabupaten Bangka Tengah yang telah dibangun dengan anggaran APBN sebesar Rp 5.756.261.000 dibangun sejak 31 Juli

Penulis: Riki Pratama | Editor: Evan Saputra
bangka pos/riki
Ketua Ikatan Pedagang Pasar Koba Taufik 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Pasar Rakyat Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) yang telah dibangun dengan anggaran APBN sebesar Rp 5.756.261.000. Pasar ini dibangun untuk ditempati para pedagang basah, semisal ikan dan daging.

Walau menggunakan anggaran besar, pasar yang dibangun sejak 31 Juli hingga selesai pembangunannya 19 Desember 2017 hingga Selasa (17/4/2018) hari ini belum juga ditempati oleh para pedagang.

Gedung pasar yang megah berdiri disamping pasar Modern Koba, hanya telihat seperti gudang kosong tidak terpakai saat ini.

Ketua Ikatan Pedagang Pasar Koba Taufik mengatakan pedagang pasar masih enggan untuk berdagang di gedung pasar, karena belum jelasnya pembagian lapak serta gedung pasar yang masih dikatakan sempit.

Dirinya juga menyayangkan belum adanya solusi diberikan oleh Pemerintah daerah terhadal pedagang, sehingga saat ini pedagang masih belum menempati gedung pasar yang baru dibangun tersebut.

"Kemarin ada pembagian dengan cabut lot, tetapi tidak ada konfirmasi dengan kita yang sebagai ketua ikatan pedagang, agar bisa di atur bagus bagus, karena banyak masalah kenapa pedagang ada yang hanya dapat satu meja dan ada dapat dua, itu seharusnya disama ratakan,"jelas Taufik kepada wartawan, Selasa (17/4/2018)

Selain itu, menurut Taufik tidak semua pedagang yang mau menempati pasar Rakyat Bangka Tengah karena fasilitas pasar belum memadai.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved