Ini masalah UMKM di Belitung Sulit Tembus Pasar Global

Satu diantara permasalahan UMKM dalam memasuki pasar global yakni tingginya biaya transport yang harus dikeluarkan produsen.

Ini masalah UMKM di Belitung Sulit Tembus Pasar Global
Adelina Nurmalitasari
Foto bersama peserta dan narasumber diskusi perluasan pasar UMKM ke Afrika di Ruang Rapat Pemkab Belitung, Kamis (19/4/2018) 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Adelina Nurmalitasari

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Satu diantara permasalahan UMKM dalam memasuki pasar global yakni tingginya biaya transport yang harus dikeluarkan produsen.

Hal tersebut kemudian berdampak pada tingginya harga jual barang sehingga menurunkan daya saing produk dari segi harga.

Berkaitan dengan hal tersebut Asisten Deputi Kerjasama Ekonomi Eropa Afrika Timur Tengah Kemenko Perekonomian Republik Indonesia, Novriady Wijaya menyampaikan bahwa hal tersebut memang menjadi permasalahan yang sudah lama dibahas.

"Pengusaha banyak yang komplain karena transportasi yang cukup jauh," tambahnya, Kamis (19/4/2018).

Oleh karenanya, Novriady menjelaskan pihaknya bekerjasama dengan pihak pengiriman logistik seperti Pos Indonesia dalam mengkaji jalur transportasi ekspor-impor yang mudah. Namun kegiatan tersebut baru dilakukan untuk produk dari dan ke Kazakhtan.

Sementara itu, Duta Besar RI untuk Tanzania, Ratlan Pardede mengatakan bahwa prospek UMKM Belitung dalam menuju pasar global sangat baik.

"Dengan hadirnya saya kemari menunjukkan bahwa produk UMKM pun tidak kalah bagus dengan produk perusahaan besar," ujarnya.

Ia menambahkan, jika melihat pasar maka tentu faktor jumlah penduduk menjadi satu pertimbangan. Kini jumlah penduduk di Tanzania sekitar 56 juta jiwa.

Tidak hanya itu, border negara yang terdiri dari 8 negara membuat jumlah penduduk sebesar 390 juta jiwa dapat menjadi peluang yang luar biasa.

"Lebih banyak dari jumlah penduduk Indonesia. Itu (barang) bisa bebas keluar atau free trade. Sehingga ketika kita masuk Tanzania berarti masuk ke negara lainnya dengan pajak nol," tuturnya.(*)

Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved