Erzaldi Sebut Tantangan Dalam Mengembangkan Lada di Babel

Gubernur Babel Erzaldi Rosman membeberkan, masih ada beberapa persoalan yang dihadapi pemerintah provinsi seperti soal bibit

Erzaldi Sebut Tantangan Dalam Mengembangkan Lada di Babel
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Pertemuan KEIN dengan pemerintah Provinsi Bangka Belitung, di ruang rapat Tanjungpendam, Kamis (19/4/2018) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Gubernur Babel Erzaldi Rosman membeberkan, masih ada beberapa persoalan yang dihadapi pemerintah provinsi seperti soal bibit dan pengairan kebun lada warga saat musim panas. Selain itu, soal produktivitas lada di Babel yang belum tinggi.

"Lada Vietnam itu bisa 2-3 ton/hektar, sedangkan lada Babel baru 400-500 kg. Saya bersyukur perhatian pemerintah pusat soal lada kita mendapatkan bantuan bibit lada, tahun ini kita sudah melelang 3,2 juta bibit ditambah insha Allah 5,2 juta bibit. Tahun depan 6 juta bibit yang luasannya sekitar 3800 hektare," katanya saat rapat bersama KEIN, di ruang rapat Tanjungpendam, Kamis (19/4/2018).

Ia mencontohkan, vietnam tidak lagi mengejar harga, namun mengencangkan produktivitas. Menurutnya, pemerintah provinsi saat ini sudah mengembangkan resi gudang.

"Bedanya Babel dengan Vietnam, Vietnam engggak mikir harga tapi produksi kenceng, kita sekarang sudah mulai menggerakkan sistem resi gudang, cuma ini belum bisa kita lakukan optimal karena perlu sosialisasi yang tinggi. Gudangnya enggak hanya satu ini yang harus kita tingkatkan," katanya.

Ia menambahkan pihaknya, juga akan melakukan edukasi kepada petani tentang lada baik dari pra tanam hingga paska tanam, pasalnya saat ini penanaman lada juga harus mengembangkan teknologi dalam lada.

"Tantangan kita bibit dari penangkar harus bersertifikat, kita harus menggunakan teknologi dan bersiap musim panas, siapkan slang langsung dilobang dekat Pangkalbatang, nanti mengatur sendiri. Karena ketika kering cacing mencari air yang ada di akar, dan air itu ada di batang, jadi busuk pangkal batang. Kalau sudah bantu bibit, kita harap pemerintah pusat sharing dengan kabupaten dan provinsi juga bantu selang, kalau embung dan air kita bisalah banyak kolong," ujarannya

Penulis: krisyanidayati
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved