Harimau Bonita Masih Sempat Berjalan 1 Km Sebelum Akhirnya Jatuh Pingsan Usai Ditembak Bius

Bonita, Harimau Sumatera penerkam dua orang warga di Kabupaten Indragiri Hilir berhasil dilumpuhkan.

Harimau Bonita Masih Sempat Berjalan 1 Km Sebelum Akhirnya Jatuh Pingsan Usai Ditembak Bius
Istimewa
Bonita yang sudah dievakuasi ke dalam kandang dibawa tim terpadu untuk selanjutnya dibawa ke tempat observasi Satwa Liar di Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat. 

BANGKAPOS.COM, PEKANBARU - Bonita, Harimau Sumatera penerkam dua orang warga di Kabupaten Indragiri Hilir berhasil dilumpuhkan tim gabungan Polri, TNI, dan BBKSDA Riau, Jumat (20/4/2018).

Harimau betina ini ditembak bius oleh tim pada pukul 06.50 WIB di dalam kawasan perkebunan PT Tabung Haji Indo Plantation.

Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Christian Roni Putra melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp Jumat malam membenarkan penangkapan harimau Sumatera berusia empat tahun tersebut.

"Iya, sudah berhasil ditangkap," kata Christian kepada Tribun Pekanbaru.

Harimau Bonita diburu petugas sejak menerkam dua warga Kabupaten Indragiri Hilir Riau hingga tewas pada Januari dan Maret silam. Bonita pertama kali menerkam karyawati perusahaan sawit Jumiati pada 3 Januari 2018.
Harimau Bonita diburu petugas sejak menerkam dua warga Kabupaten Indragiri Hilir Riau hingga tewas pada Januari dan Maret silam. Bonita pertama kali menerkam karyawati perusahaan sawit Jumiati pada 3 Januari 2018. (dok. KompasTV)

Harimau Bonita yang selama empat bulan terakhir dicari tim gabungan ditangkap dengan cara ditembak bius oleh petugas.

"Ditembak bius, dan masih hidup," sambungnya.

Baca: Harimau Bonita yang Meresahkan Warga Akhirnya Berhasil Dilumpuhkan

Berbeda dengan jajaran kepolisian, BBKSDA Riau enggan memberi komentar dan keterangan lebih rinci mengenai penangkapan ini.

Humas BBKSDA Riau, Dian Indriati bahkan menahan informasi untuk dirilis hari Sabtu ini.

Entah karena kebetulan atau memang sengaja menunggu pejabat Kementerian, menariknya BBKSDA mengatakan rilis akan dilakukan langsung oleh Dirjen KSDAE Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved