Sebelum Meninggal Deva Sempat Dilarikan ke Puskesmas

Kapolsek Tempilang Bobory seizin Kapolres Bangka Barat mengatakan, Deva (13) pelajar SDN 15 Desa Tempilang Kecamatan Tempilang Bangka Barat

Sebelum Meninggal Deva Sempat Dilarikan ke Puskesmas
Ist
Teman-teman sekolah Dapa di SD 15 Tempilang melayat duka, Senin (23/4)

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nordin

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Kapolsek Tempilang Bobory seizin Kapolres Bangka Barat mengatakan, Deva (13) pelajar SDN 15 Desa Tempilang Kecamatan Tempilang Bangka Barat meninggal saat menikuti ibunya menailing (mencari biji timah secara manual).

Kejadiannya di Jurung Desa Tempilang, pada waktu itu sekitar pukul 16.30 WIB cuaca hujan disertai petir.

Kemudian ibu korban menyuruh anaknya berteduh ke pondok, pas disitulah Deva bermain air lalu disambar petir.

Baca: Bocah 13 Tahun Tewas Disambar Petir

" Memang benar warga tempilang bernama Deva (13) meninggal disambar petir, sebelumnya korban sempat dilarikan ke puskesmas terdekat, namun nyawanya tidak tertolong. Korban waktu itu menailing bersama ibunya, ketika hujan Deva disuruh ibunya kepondok untuk berteduh disitulah kejadiannya," ungkap Kapolsek kepada Bangkapos.com, Senin (23/4)

Diapun menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati saat melakukan aktivitas saat hujan apalagi ada petir dan diluar ruangan.

Sebaiknya berhenti melakukan aktivitas dan mencari tempat yang aman. Juga menjauhi barang-barang elektronik serta handphone.(*)

Baca: Survei Litbang Kompas: Elektabilitas Jokowi Melejit, Prabowo Malah Anjlok, Gatot Urutan Tiga

Baca: Mantan Kiper Timnas Indonesia Kurnia Meiga Bikin Kabar Mengejutkan Setelah Sempat Diberitakan Buta

Baca: Imut dan Cantik Ya, Inilah 10 Potret Syahnaz Sadiqah Sejak Kecil hingga Menjadi Istri Jeje Govinda

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved