Breaking News:

Surat Suara Pilkada Pangkalpinang Dicetak Diluar Babel

Surat suara dan logistik Pilkada Pangkalpinang sudah dipastikan tidak akan dicetak di Pangkalpinang.

Bangka Pos / Hendra
Anggota KPU Kota Pangkalpinang, Penti 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Hendra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Surat suara dan logistik Pilkada Pangkalpinang sudah dipastikan tidak akan dicetak di Pangkalpinang. Berdasarkan tender yang dilakukan melalui e-katalog surat suara akan dicetak di tiga daerah yang berbeda.

Divisi Logistik KPU Pangkalpinang, Penti kepada harian ini, Selasa (24/4) mengatakan KPU Pangkalpinang tidak bisa menentukan tempat atau pemenang tender surat suara dan logistik pemilu langsung.

Prosesnya dilakukan secara online dan menggunakan sistem e-katalog.

"Kita tendernya melalui e-katalog. Dari hasil tendernya untuk cetak surat suara dilakukan di Kudus, untuk tinta suara dari Bogor. Sedangkan untuk mencetak segel dicetak di Kuningan, Jawa Tengah,” kata Penti.

Sementara logistik yang masih ada saat ini seperti kotak suara dan bilik suara masih menggunakan yang lama. Hanya yang ditampah untuk buku panduan KPPS saja.

" Kalau yang tidak kita tender hanya kotak suara dan bilik suara. Karena yang lama masih ada. Yang kita tender dengan e-katalog itu cuma empat item itu saja, termasuk juga untuk hologramnya,” kata Penti.

Penti menjelaskan dengan tender sistem e-katalog, KPU tidak bisa menetapkan daerah yang diinginkan untuk mencetak surat suara dan logistik. Pemenangnya berdasarkan sistem e-katalog bisa saja berada didaerah lain.

Dari perusahaan yang sudah menjadi pemenang tender tersebut, berdasarkan propis perusahaannya kata Penti cukup baik. Dalam satu jam bisa mencetak 6000 lembar surat suara.

“Kalau cetaknya bisa cepat. Perusahaannya itu satu jam bisa mencetak 6000 lembar surat suara. Dilihat dari DPT kita mereka bisa menyelesaikan cetakannya hanya dalam sehari saja. Tapi yang dibutuhkan cepat itu desain foto paslonnya saja,” kata Penti.

Oleh karenanya Penti mengimbau agar para paslon Pilkada Pangkalpinang untuk secepatnya menyerahkan desain fotonya masing-masing. Desain tersebut berdasarkan klik nasional harus diserahkan sebelum tanggal 30 april.

“Kalau untuk pas foto berdasarkan aturan PKPU, fotonya bahu sama rata, sudut kemiringan 30 derajat dan minimal 150 dpi (dots per inch). Jadi saat ini hanya tinggal pas fotonya saja, yang lainnya sudah lengkap," ujar Penti.(*)

Penulis: Hendra
Editor: M Zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved