SBY Akui Pernah Naik Motor saat Jadi Presiden, Namun Bukan Pencitraan

Dalam pidatonya di acara silaturahmi bersama kader Partai Demokrat di Situ Gintung, Ciputat, Tangerang Selatan, Ketua Umum Partai Demokrat

SBY Akui Pernah Naik Motor saat Jadi Presiden, Namun Bukan Pencitraan
Istimewa
SBY 

BANGKAPOS.COM - Dalam pidatonya di acara silaturahmi bersama kader Partai Demokrat di Situ Gintung, Ciputat, Tangerang Selatan, Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan soal pengalamannya ketika naik motor saat masih menjabat sebagai presiden.

SBY menyebut saat dirinya masih menjabat sebagai presiden, dirinya pernah naik motor menuju Situ Gintung, namun pengalamannya itu tidak lantas ia ceritakan di media sosial.

Dirinya mengatakan menuju ke Situ Gintung dengan naik motor ojek, semata-mata untuk memenuhi kebutuhan saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah dan bukan sebuah pencitraan ataupun kepentingan kampanye.

Tak hanya sampai disitu, dirinya juga menceritakan selama menjabat sebagai presiden, ia kerap melakukan hal-hal yang tidak diketahui oleh media, misalnya ketika ia rela begadang demi menyelesaikan masalah krisis ekonomi dunia yang berdampak pada perekonomian Indonesia.

SBY juga mengatakan saat dirinya menjadi capres petahana, tak pernah sekali pun ia berkampanye agar masyarakat memilihnya.

Namun dirinya menampik bahwa safari politik yang ia lakukan untuk modal dalam Pilpres 2019 mendatang, melainkan untuk berbagi pengalamannya sebagai presiden.

Menanggapi omongan SBY, pegiat media sosial Dede Budhyarto menanggapi melalui akun media sosial twitter @kangdede78 sebagai berikut:

"@SBYudhoyono: Saya Pernah Naik Motor saat Jadi Presiden, Tapi Bukan Pencitraan

Foto: Betul pak, tapi dibonceng, karena waktu itu kena macet, ketika dalam perjalanan mau membuka Formula A1 Grand Prix Championship, 12 Februari 2006 di Sentul, Bogor!!"

Kang Dede juga menggungah sebuah foto dimana Presiden SBY membonceng pria berseragam seperti di bawah ini:

e

Dalam kesempatan tersebut, SBY memutuskan untuk naik sepeda motor agar tidak terlambat membuka acara Formula A1 Grand Prix Championship di Bogor, Februari 2006 silam.

Saat itu, pengawal motor merasa ragu untuk menyerahkan helmnya karena helm tersebut basah kuyup dengan keringat, namun tidak dinyana Presiden SBY langsung memakainya dan segera naik ke atas motor. (TribunWow/Dian Naren)

Editor: Evan
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved