Soal Tenaga Kerja Asing, SPSI Babel Takutkan Pengawasan yang Tak Optimal

Terkait PP 20 ini ada pro dan kontra, kita bukan dalam bentuk protes, pemerintah menyebutkan PP 20 itu

Soal Tenaga Kerja Asing, SPSI Babel Takutkan Pengawasan yang Tak Optimal
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Ketua SPSI Babel, Darusman Aswan. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ketua SPSI Babel, Darusman Aswan menyebutkan Peraturan Pemerintah no 20 tahun 2018 tentang penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) memberikan peluang masuknya tenaga asing lebih besar.

Darusman menyebutkan, peraturan ini akan memberikan peluang disalahgunakan oleh TKA, mengingat selama ini pengawasan terhadap TKA masih belum optimal.

Ia mengkhawatirkan adanya peraturan ini akan memberikan peluang kerja yang sedikit bagi tenaga kerja dalam negeri.

"Terkait PP 20 ini ada pro dan kontra, kita bukan dalam bentuk protes, pemerintah menyebutkan PP 20 itu tidak ada perubahan yang signifikan lebih memudahkan TKA bukan membebaskan, tapi realitanya pengawasan lemah yang disalahgunakan orang asing, peluang itu yang kita khawatir," jelas Darusman, Minggu (29/4/2018).

Ia menilai adanya regulasi ini jika tidak dibarengi dengan pengawasan yang instensif, akan memberikan dampak yang tidak baik bagi tenaga kerja Indonesia.

"Regulasinya memang tidak mengundang tapi dengan adanya kemudahan itu dimanfaatkan tenaga kerja asing. Untuk Babel PP 20 ini kita wait and see dulu lah," katanya.

Meskipun menurut pandangan pemerintah dunia industri akan membaik dan membuka peluang masuknya investor. Namun, tetap aturan ini dirasakan merugikan kaum buruh.

"Pemerintah memberikan semacam kemudahan untuk tenaga asing yang selama ini dipersempit, klausul mana saja yang dikawatirkan akan menimbulkan kecemburuan sosial, sudah barang tentu persaingan semakin tak sehat, pekerja unskill bisa dengan mudah masuk ke Indonesia," sebutnya.(*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved