7 Tahun Pasca Bencana Nuklir, Seperti Ini Kondisi Fukushima, 'Kota Hantu'

Gambar yang menakutkan menunjukkan jalan-jalan sepi di Fukushima, tujuh tahun setelah 100.000 orang melarikan diri setelah bencana nuklir

7 Tahun Pasca Bencana Nuklir, Seperti Ini Kondisi Fukushima, 'Kota Hantu'
www.mirror.co.uk

BANGKAPOS.COM, JEPANG -- Gambar yang menakutkan menunjukkan jalan-jalan sepi di Fukushima, tujuh tahun setelah 100.000 orang melarikan diri untuk hidup mereka setelah bencana nuklir

Fotografer Inggris, James Galbraith, melakukan perjalanan ke Jepang untuk mengunjungi daerah yang tidak dikunjungi.

Gambar yang menghantui menunjukkan kehancuran yang menakutkan dari tiga krisis nuklir yang memaksa 100.000 orang meninggalkan rumah mereka dalam kepanikan tujuh tahun lalu.

The inside of a restaurant is one of the haunting scenes uncovered by photographer James Galbraith (Image: Caters News Agency)
The inside of a restaurant is one of the haunting scenes uncovered by photographer James Galbraith (Image: Caters News Agency) ()

Fukushima di Jepang telah terlantar sejak bencana 2011, yang melihat bahan nuklir mematikan dirilis setelah reaktor nuklir aktif ditutup.

Mobil-mobil yang ditinggalkan, jalan-jalan kosong dan toko-toko yang telah jatuh ke dalam kesaksian beruang yang rusak dengan kecepatan di mana orang-orang melarikan diri.

Sebagian besar orang tidak pernah kembali dan kota ini tetap menjadi gurun pasca-apokaliptik, nyaris tidak dikunjungi oleh manusia karena takut akan tingkat radiasi yang berlama-lama.

The inside of a shop which was hastily abandoned in 2011 during the nuclear disaster (Image: Caters News Agency)
The inside of a shop which was hastily abandoned in 2011 during the nuclear disaster (Image: Caters News Agency) ()

Gempa bumi dan tsunami berkekuatan 9,0 skala Richter menyebabkan teror di PLTN Fukushima Daiichi pada Maret 2011, dan dunia menyaksikan sebagai ketakutan yang tumbuh dari krisis nuklir yang mengerikan.

Sekarang seorang penjelajah Inggris telah menunjukkan seperti apa adegan bencana itu di tahun 2018.

Sebagian besar pembangkit nuklir meledak setelah tsunami besar dengan gelombang yang mengukur 40,5 meter menghantam Jepang pada 11 Maret.

More than 100,000 people fled their homes during the devastating nuclear meltdowns in 2011 (Image: Caters News Agency)
More than 100,000 people fled their homes during the devastating nuclear meltdowns in 2011 (Image: Caters News Agency) ()

Pengusaha yang berbasis di London, James Galbraith, 25, mengatakan dia memiliki semangat untuk mengunjungi daerah yang tidak boleh dikunjungi.

Halaman
123
Penulis: teddymalaka
Editor: teddymalaka
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved