Akhir Hidup Joseph Goebbles, Sang Propaganda Nazi, Pembenci Yahudi dan Pengagum Hitler

Joseph Goebbels merupakan seorang politisi yang menjabat sebagai Menteri Penerangan Publik dan

Akhir Hidup Joseph Goebbles, Sang Propaganda Nazi, Pembenci Yahudi dan Pengagum Hitler
Youtube
Joseph Goebbels, Ahli Propaganda Nazi Jerman 

Namun, ketika dia belajar sejarah dan literatur di Universitas Bonn, Wuerzburg, Freiburg, dan Muenchen, Goebbels mulai menjauhkan diri dari gereja.

Di Freiburg, dia bertemu dan jatuh cinta dengan seorang perempuan bernama Anka Stalherm yang merupakan kakak tingkatnya.

Hubungan mereka berakhir pada 1920. Ketika itu, Goebbels sempat berpikir untuk mengakhiri hidup.

Setahun berselang, Goebbels menulis novel semi-otobiografi berjudul Michael: ein Deutsches Schicksal in Tagebuchblattern yang terdiri dari tiga bagian.

Buku tersebut merupakan gabungan dari pemikiran Goebbels serta kisah hidup sahabatnya, Richard Flisges, dan menjadi buku populer selama masa Partai Nazi berkuasa.

Pada 1922, Goebbels lulus dari Universitas Heidelberg dengan gelar Doktor Filosofi Jerman. Dia lalu pulang dan menjajal beberapa pekerjaan.

Dia pernah menjadi pengajar privat, dan wartawan di sebuah koran lokal.

Selama bekerja sebagai jurnalis, sejarawan menjelaskan kalau tulisan Goebbels mulai menunjukkan ketidaksukaannya akan kultur modern, dan sikap anti-Semit.

Di musim panas 1922, dia bertemu dengan Else Janke, seorang guru sekolah. Ketika Janke mengaku kalau dia setengah Yahudi, Gobbels begitu kecewa.

"Pesonanya langsung memudar," tulis Goebbels saat itu.

Halaman
1234
Editor: Evan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved