Sukses Panen Padi di Eks Lahan Tambang, Petani ini Ngaku Tak Pikirkan Lagi Mahalnya Harga Beras

Alhamdulillah hasilnya sudah terlihat dan sekarang kita sudah tidak tahu lagi harga beras di pasaran karena tidak pernah

Sukses Panen Padi di Eks Lahan Tambang, Petani ini Ngaku Tak Pikirkan Lagi Mahalnya Harga Beras
ist/humas dan protokol setda bangka
Sofyan 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Ketua Gapoktan Mekar, Sofyan, mengatakan bahwa dirinya bersama dengan anggota Kelompok Tani yang berjumlah sembilan orang tersebut sudah tidak mengetahui lagi harga beras di pasaran karena memang untuk kebutuhan beras mereka menggunakan hasil lahan padi di lahan bekas tambang timah.

Diceritakannya, pada tahun 2014, dirinya yang sebelumnya menggeluti pekerjaan sebagai penambang timah sudah tidak bisa bekerja lagi dikarenakan faktor usia. 

Untuk itulah, dirinya bersama dengan rekan-rekannya mulai membuka lahan bekas tambang untuk ditanami padi dengan menggunakan peralatan seadanya dan tanpa bantuan dari Pemkab Bangka.

Dengan menggunakan pupuk subsidi mulailah ditanami padi yang mana untuk irigasi selama enam bulan mencangkul untuk mengairi lahan padi tersebut.

"Alhamdulillah hasilnya sudah terlihat dan sekarang kita sudah tidak tahu lagi harga beras di pasaran karena tidak pernah membeli beras lagi. Pertama tanam kita mendapatkan bibit lima kilogram yang kemudian dikembangkan dan menghasilkan menjadi 1,3 ton," ungkap Sofyan usai panen padi, Selasa (8/5/2018) di Sinar Jaya Jelutung melalui rilis yang dikirimkan Bagian Humas dan Protokol Setda Bangka.

Setelah berhasil dikembangkan, kemudian barulah ada bantuan dari Pemkab Bangka untuk bibitnya dan peralatan lainnya dan memang yang menjadi kendala saat ini adalah untuk mesin giling yang mana setiap panen mereka harus melakukan penggilingan padi di Pugul, Kecamatan Riausilip dengan jarak yang cukup jauh.

"Dalam satu kali panen, kami bisa untuk makan satu tahun dalam satu keluarga. Hasil panen ini ada kita bagi kepada teman dan juga dijual untuk modal pupuk dan lainnya. Selain ini juga, kita mendapat bantuan sapi dari Pemda Bangka dan kita kelola yang mana sekarang sudah bertambah," kata Sofyan.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved