Terancam Disita, Pedagang Pasar Kite Antri Tera Timbangan

Para pedagang di Pasar Kite Sungailiat antri saat melakukan tera timbangan, Rabu (9/5/2018) di depan Kantor UPT Pasar Sungailiat.

Terancam Disita, Pedagang Pasar Kite Antri Tera Timbangan
Istimewa
Para pedagang di Pasar Kite Sungailiat antri, Rabu (9/5/2018) saat tim gabungan melakukan pemeriksaan timbangan 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Para pedagang di Pasar Kite Sungailiat antri saat melakukan tera timbangan, Rabu (9/5/2018) di depan Kantor UPT Pasar Sungailiat.

Penertibangan timbangan ini dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bangka bersama UPT Pasar dan Satpol PP Kabupaten Bangka.

Saat penertiban timbangan ini tidak ditemukan timbangan pedagang yang curang namun ada beberapa pedagang enggan melakukan tera timbangan.

Namun tim gabungan memberikan pengertian kepada para pedagang bahwa tera timbangan ini wajib karena mereka bisa diterancam sanksi pidana jika ada timbangan yang curang.

"Kalau temuan belum karena seluruh timbangan pedagang wajib ditera tanpa kecuali. Temuan-temuan kecil seperti mereka enggan tera tapi tadi kita turun gabungan memeriksa semua pedagang Pasar Kite. Mereka wajib tera atau cek ulang ke tim tera. Jadi pedagang berduyun-duyun datang ke pos tera di kantor UPT pasar karena kami beri ancaman bagi timbangan yang tidak ditera akan kita sita dan dilarang berdagang," jelas Suherman kepada bangkapos.com.

Ia mengatakan guna tera ini jangan sampai konsumen dirugikan. Untuk itulah tera ini wajib semua pedagang termasuk pedagang perhiasan emas, timbangannya juga harus ditera.

Pengujian tera timbangan ini dimulai tanggal 7 hingga 11 Mei 2018. Minimal satu kali setahun pedagang wajib tera ulang.

"Sanksi bagi yang ketahuan timbangan kurang maka akan kena hukuman pidana penjara. Setelah tera timbangan selesai, maka kami akan melakukan razia gabungan. Bagi timbangan-timbangan yang tidak di tera maka akan di sita dan dilarang berdagang," tegas Suherman.

Penulis: nurhayati
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved