Terdengar 5 Kali Suara Ledakan di Mako Brimob, 8 Bus dan 2 Barakuda Melaju ke Jalan Raya Bogor

Suara ledakan terdengar dari dalam area Mako Brimob Depok sebanyak lima kali sekira pukul 07.20 WIB.

Terdengar 5 Kali Suara Ledakan di Mako Brimob, 8 Bus dan 2 Barakuda Melaju ke Jalan Raya Bogor
MAULANA MAHARDHIKA
Sejumlah petugas berjaga di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Rabu (9/5/2018). Beredar kabar telah terjadi keributan di dalam Rutan Mako Brimob, informasi yang didapat menyebutkan terdapat anggota brimob yang disandera dan senjata api mereka yang dirampas. 

BANGKAPOS.COM - Suara ledakan terdengar dari dalam area Mako Brimob Depok sebanyak lima kali sekira pukul 07.20 WIB.

Tiga ledakan di antaranya terdengar lebih kencang dibanding dua ledakan sebelumnya.

Usai ledakan, wartawan yang sebelumnya tersebar di sisi kiri pintu masuk Mako Brimob Depok diminta mendekat ke tembok gereja GPIB Gideon.

"Merapat ke tembok, merapat ke tembok. Merunduk, menunduk," perintah sejumlah aparat Brimob bersenjata laras panjang kepada wartawan.

Wartawan yang merunduk sembari mengambil gambar bus polisi yang melintas, Cimanggis, Depok, Kamis (10/5/2018).
Wartawan yang merunduk sembari mengambil gambar bus polisi yang melintas, Cimanggis, Depok, Kamis (10/5/2018). (TRIBUNJAKARTA.COM/ BIMA PUTRA)
Mereka diminta merunduk di tembok pagar gereja yang tingginya sekira pinggang orang dewasa.

Selang beberapa detik setelah wartawan diminta merunduk, delapan bus dan dua barakuda polisi melaju ke arah jalan Raya Bogor.

Aparat Brimob dan kepolisian yang berjaga di sekitar area tampak menaikkan senjata yang ditentengnya ke posisi siaga.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Terdengar Ledakan dari Dalam Mako Brimob, Aparat Perintahkan Wartawan Merunduk

Sejumlah kendaraan milik kepolisian melakukan pengamanan di Markas Komando (Mako) pasca bentrok antara petugas dengan tahanan di Depok, Jawa Barat, Kamis (10/5/2018). Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan negosiasi dengan para tahanan pasca insiden kerusuhan yang menewaskan 5 anggota kepolisian dan 1 tahanan.
Sejumlah kendaraan milik kepolisian melakukan pengamanan di Markas Komando (Mako) pasca bentrok antara petugas dengan tahanan di Depok, Jawa Barat, Kamis (10/5/2018). Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan negosiasi dengan para tahanan pasca insiden kerusuhan yang menewaskan 5 anggota kepolisian dan 1 tahanan. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Di Balik 40 Jam Penyanderaan di Mako Brimob, Napi Teroris Rakit Bom dan Meledak Tadi Pagi!

BANGKAPOS.COM - Wakapolri Komjen Syafruddin mengatakan penyanderaan oleh para tanahan kasus terorisme di Mako Brimob berlangsung selama sekitar 40 jam sejak Selasa (8/5/2018).

Selama penyanderaan berlangsung, para tahanan terorisme disebut sempat merakit bom.

"Ternyata, mereka selama 40 jam melakukan penyanderaan, mereka juga melakukan kegiatan-kegiatan perakitan bom dan sebagainya," ujar Syafruddin adalam jumpa pers di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Kamis (10/5/2018).

Halaman
12
Editor: Evan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved