Disebut Butuh Uang dari China untuk Menangkan Suara, Jokowi Jadi Pemberitaan Media Internasional

Bank Pembangunan China mencairkan pinjaman sebesar $170 juta untuk memulai pekerjaan teknis kereta api cepat, guna mensukseskan janji Jokowi ...

Disebut Butuh Uang dari China untuk Menangkan Suara, Jokowi Jadi Pemberitaan Media Internasional
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Presiden Joko Widodo 

Itu hampir dua kali lipat jumlah pekerja dari Jepang yang investasinya menempati posisi kedua.

Scott Younger, direktur konsultan Nusantara Infrastructure di Jakarta, mengatakan bahwa untuk mencapai target pertumbuhan Widodo, Indonesia perlu mengamankan investasi tahunan sekitar $ 90 miliar.

Baca: Pelawak Sule Memang Nakal, Anak Setuju Ibunya Gugat Cerai, Ini Buktinya

“Indonesia membutuhkan segalanya: pelabuhan, jalan, kereta api, semuanya jika berharap memiliki tingkat pertumbuhan yang lebih cepat," katanya.

Pada bulan April, Luhut Pandjaitan, menteri koordinator negara untuk urusan maritim, mengunjungi Beijing dan mengumpulkan sekitar setengah dari $ 20 miliar investasi yang ia cari.

(TribunWow.com/Lailatun Niqmah)

Baca: Sempat Viral, Singgung Kopassus, Marinir & Panglima TNI, Kapolres Karawang Dipindah ke Sini

Baca: Lucinta Luna Hamil, Pria Ini Siap Tanggung Jawab, Balasannya Mengejutkan Aku Gak Jadi Hamil

Baca: Dikenal Angker, Tapi Ada yang Pernah Lolos, 145 Napi Teroris Pindah ke Lapas Nusakambangan

Editor: asmadi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved