Teror Bom Surabaya

Begini Kondisi Anak Pelaku yang Diselamatkan Polisi Setelah Terkena Bom & Terlempar Setinggi 3 Meter

Satu keluarga telah diidentifikasi sebagai dalang di balik peledakan bom di gerbang Polrestabes Surabaya, Senin (14/05/2018).

Begini Kondisi Anak Pelaku yang Diselamatkan Polisi Setelah Terkena Bom & Terlempar Setinggi 3 Meter
Kolase
Serangan Bom 

Terlepas mungkin itu anak yang diduga pelaku, kami tetap ingin menyelamatkan.

Apalagi mobil ini (minibus warna hitam) sudah terbakar.

Saya berpikir kalau saya tak segera menyelamatkan anak ini, ia pasti akan meninggal karena dikhawatirkan ada ledakan lagi.

Pokoknya ketika anak itu berdiri, langsung saya ambil, saya bopong (gendong), saya bawa lari," tuturnya, dilansir dari KompasTV.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa A juga sempat minta tolong.

Roni tak menaruh curiga pada anak tersebut, apakah ia membawa bom atau tidak.

Menurutnya, gadis cilik tersebut hanya mengenakan kaos oblong, celana panjang biasa, serta jilbab tipis sehingga bisa diambil kesimpulan bahwa A tak membawa bom.

"Kalau dibilang takut, kami juga takut, tapi ini naluri.

Saya melihat sosok anak kecil yang sudah berlumuran darah dan saya juga seorang ayah, punya anak seperti itu, ya itu mungkin memberikan kekuatan kepada kami," lanjutnya.

Sebelum akhirnya dibawa ke RS Bhayangkara, menurut Roni, A sempat digeledah terlebih dahulu untuk memastikan lagi bahwa ia tak membawa bom.

Ketika ditanya apakah luka yang dimiliki A tergolong berat atau ringan, Roni mengaku tak bisa memastikannya, yang jelas wajah dan tubuh A sudah dipenuhi darah.

Diketahui aksi heroik AKBP Roni Faisal yang juga merupakan Kasatserse Narkoba Polresta Surabaya ini menjadi viral di dunia maya.

Banyak netizen yang memuji sikap kstarianya meskipun sedang dalam kondisi genting dan mencekam. (*)

Editor: Evan
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved