Teror Bom Surabaya

Tak Disangka, Remaja yang Diajak Orangtuanya Ngebom Gereja Ini Ternyata Siswa Berprestasi

Firman Halim (16), anak pelaku bom bunuh diri di Gereja Surabaya menjabat sebagai ketua OSIS di sekolahnya.

Tak Disangka, Remaja yang Diajak Orangtuanya Ngebom Gereja Ini Ternyata Siswa Berprestasi
Istimewa
Keluarga Dita Supriyanto semasa hidup, pelaku pengeboman tiga gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018). Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Ajak 4 Anaknya yang Bocah Bunuh Diri Bom 3 Gereja, Begini Perilaku Aneh Keluarga Dita dan Puji, http://jatim.tribunnews.com/2018/05/13/ajak-4-anaknya-yang-bocah-bunuh-diri-bom-3-gereja-begini-perilaku-aneh-keluarga-dita-dan-puji?page=all. Penulis: Mujib Anwar Editor: Mujib Anwar 

BANGKAPOS.COM, SURABAYA - Firman Halim (16), anak pelaku bom bunuh diri di Gereja Surabaya dikenal punya kepemimpinan dan tanggung jawab. Dia pernah menjabat sebagai ketua OSIS di sekolahnya.

 Hal itu diungkapkan Ida, wali kelas Firman Halim di satu sekolah swasta di Surabaya kepada TribunJatim.com, Senin (14/5/2018).

Seperti yang diketahui, Firman Halim merupakan anak kedua dari pasangan Dita Suprianto dan Puji Kuswati, yang seluruh keluarganya tewas akibat dugaan pengeboman gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018).

"Firman pernah menjadi Ketua OSIS saat kelas dua, anaknya disiplin dan tanggung jawab," ujar Ida, Senin (14/5/2018).

Baca: 4 Anak Pelaku Bom Bunuh Diri Ini Selamat dari Maut, Nasibnya Sekarang Memilukan

Selain itu, Firman juga pernah mengikuti ekstrakurikuler silat dan futsal.

"Kalau kelas tiga sudah tidak bisa ngambil, karena sibuk ujiannya," ungkap Ida sambil mengusap air matanya.

Ida sampai sekarang tak menyangka jika anak didiknya meninggal dunia.

"Padahal dia sudah menjalani Unas dan UASBM (Ujian Akhir Sekolah Berbasis Madrasah), satu bulan lagi Firman ikut wisuda," sesal Ida.

Baca: Begini Sikap Dita Otak Bom Gereja Surabaya Terhadap Ibunya, Ditelepon Tak Pernah Diangkat

Ia menambahkan, ini adalah ujian yang luar biasa bagi dirinya selaku wali kelasnya.

"Ini ujian yang luar biasa menjelang bulan Ramadan," tukasnya.

(TribunJatim.com/ Aqwamit Torik)

Baca: 7 Saran Kemendikbud untuk Sekolah Terkait Bom, Bicara hingga Beri Pengertian Pada Siswa

Baca: Jangan Percaya! Ini 7 Berita Hoax tentang Bom di Berbagai Daerah Indonesia

Baca: Data Lengkap 25 Korban Tewas dan 57 Luka Akibat Bom Bunuh Diri di Surabaya dan Sidoarjo

Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved