Banyak Teror, Koopsusgab Pasukan Elite TNI Penumpas Teroris Diaktifkannya Kembali

Serangkaian teror bom di beberapa daerah di Indonesia selama beberapa waktu terakhir direspons serius oleh pemerintah.

Banyak Teror, Koopsusgab Pasukan Elite TNI Penumpas Teroris Diaktifkannya Kembali
AFP PHOTO / SONNY TUMBELAKA
Pasukan elite TNI AL, Komando Pasukan Katak (Kopaska), dalam upacara persiapan pengamanan APEC Summit di Bali, 26 September 2013. 

BANGKAPOS.COM - Serangkaian teror bom di beberapa daerah di Indonesia selama beberapa waktu terakhir direspons serius oleh pemerintah.

Personel TNI yang berasal dari sejumlah satuan elite matra darat, laut, dan udara dipanggil secara khusus untuk membantu Polri melaksanakan tugas pemberantasan terorisme.

Baca: Lucinta Luna Berhijab, Bikin Mata Cowok-cowok Sulit Berkedip, Ariel tatum Lewat Kamis

Baca: Ini Otak Penyerangan Polda Riau Lalu Ancam Lakukan ini Pada Penduduk Pulau Jawa

Para personel TNI terlatih itu tergabung dalam Komando Operasi Khusus Gabungan TNI atau Koopsusgab TNI.

Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko kepada wartawan, Rabu (16/5/2018), mengatakan, Presiden Joko Widodo sudah menyetujui pengaktifan kembali Koopsusgab TNI itu.

"Untuk Komando Operasi Khusus Gabungan TNI, sudah direstui oleh Pak Presiden dan diresmikan kembali oleh Panglima TNI (Marsekal Hadi Tjahjanto)," ujar Moeldoko.

Diketahui, pertama kali, Koopsusgab dibentuk saat Moeldoko menjabat sebagai Panglima TNI pada Juni 2015. Namun, beberapa waktu kemudian dibekukan.

Pengaktifan kembali Koopsusgab TNI seharusnya dilihat sebagai reaksi yang dilakukan pemerintah atas aksi yang dilakukan para pelaku teror.

Maksudnya, reaksi ini adalah sebuah langkah yang harus diambil pemerintah demi mengembalikan keamanan dan ketertiban masyarakat seperti semula.

"Bahasanya, saat ini adalah hukum alam, hukum aksi dan reaksi. Begitu teroris melakukan aksi, kita beri reaksi. Kita melakukan aksi, mereka bereaksi. Itu sudah pasti," ujar Moeldoko.

Moeldoko tak menjelaskan kapan tepatnya pengaktifan kembali Koopsusgab TNI itu. Namun, ia memastikan saat ini personel terlatih itu sudah mulai bekerja.

Halaman
12
Editor: Evan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved