Dipecat dari Polri, Jadi Teroris Lalu Tobat, Ini Pengakuan Mengejutkan Sofyan Tsauri Soal Senjata

Nah, seorang mantan teroris, Sofyan Tsauri yang saat ini sudah bertaubat dan menceritakan kisah kelamnya.

MAULANA MAHARDHIKA
Sejumlah petugas berjaga di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Rabu (9/5/2018). Beredar kabar telah terjadi keributan di dalam Rutan Mako Brimob, informasi yang didapat menyebutkan terdapat anggota brimob yang disandera dan senjata api mereka yang dirampas. 

BANGKAPOS.COM - Aksi tindakan teror belakangan memang menjadi perhatian masyarakat.

Dalam waktu sepekan, serangan yang diduga dilakukan oleh teroris ke sejumlah daerah di Indonesia membuat sejumlah nyawa tewas dan puluhan orang luka-luka.

Bahkan, polisi saat ini sudah mengamankan sejumlah orang yang diduga teroris untuk dimintai keterangannya

Tak sedikit pula dari terduga teroris ini ditembak mati oleh tim densus 88 lantaran melakukan perlawanan.

Nah, seorang mantan teroris, Muhammad Sofyan Tsauri yang saat ini sudah bertaubat dan menceritakan kisah kelamnya.

Sebelum menjadi bagian dari teroris, Sofyan Tsauri merupakan seorang anggota polisi aktif.

Lewat acara pagi-pagi pasti happy, Sofyan menceritakan apa yang ia alami saat bergabung menjadi anggota teroris pada Jumat (18/5/2018).

Pada hari yang sama pula, videonya dibagikan oleh chanel youtube Trans TV Official.

Sofyan menceritakan jika dirinya berasal dari keluarga polisi yang ikut terpapar ideologi seorang teroris bahkan hingga mendekam dipenjara.

Meski dirinya tinggal di asrama Brimob, namun ia mengakui jika dirinya terpapar paham yang salah.

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved