Jadi Organisasi Teroris Terkaya, Ternyata ISIS Dapat Dana Dari Sini

Sudah bukan rahasia lagi jika ISIS adalah salah satu kelompok teror paling terkenal di dunia.

Jadi Organisasi Teroris Terkaya, Ternyata ISIS Dapat Dana Dari Sini
Warta Kota/Feryanto Hadi
Bendera ISIS dipasang orang tidak dikenal di pagar depan Mapolsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (4/7/2017) pagi. 

ISIS mengendalikan 10 ladang minyak melalui Irak dan Suriah. Kedua wilayah ini dijuluki oleh kelompok militan ini 'Black Gold.'

Minyak tentu diperlukan oleh warga sipil yang tinggal di wilayah ISIS, dan juga bahan bakar mesin perang.

Kelompok ini menjual sekitar 34.000 hingga 40.000 barel minyak mentah setiap hari kepada para pedagang independen, dan masuk ke pasar gelap yang memberi mereka lebih dari 1,5juta per hari (Sekitar Rp Rp 2 Milliar).

Organisasi ini juga bertindak seperti mafia yang mengumpulkan pajak dari berbagai barang komersial seperti truk dan menara pemancar, menurut Ahram.

Bahkan mereka memiliki otoritas pajaknya pada beberapa toko dan setiap tokonya membayar 20 Dollar AS sekitar Rp 200 Ribu untuk utilitas dan keamanan.

Ketika militan ISIS terus menguasai bagian-bagian di Suriah dan Irak, daerah-daerah yang kaya akan sejarah ini telah memacu pasar gelap untuk pedagangan artefak kuno,

Hal inilah yang dilaporkan telah dimanfaatkan oleh ISIS.

Seorang pejabat intelijen senior bahwa ISIS telah menggunakan barang antik yang dijarah sebagai sumber pendapatan ketika anggotanya mulai bergerak ke Suriah timur pada akhir 2012, namun tak disebutkan berapa angka penjualan tersebut.

Namun, dari praktik-praktik tersebut ISIS telah mendatangkan 12 Dollar As per bulan (Sekitar Rp 168 Milliar) dan 1-3 Juta Dollar As per hari (Sekitar Rp 14-42 Millar). (Afif Khoirul M)

Editor: Evan
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved