Breaking News:

Kisah Sniper Cantik Joanna Palani, Habisi 100 Prajurit ISIS, Nyawanya Dihargai 13 Miliar

Dengan pakaian kamuflase, ia biasa “berburu” pada malam hari, dari tempat-tempat sepi, berbekal teropong

Editor: Iwan Satriawan
Kolase
Joanna Palani 

Di balik keberaniannya, Joanna memiliki pengalaman yang buruk di masa kecil.

Ia pernah merasakan kerasnya perjuangan keluarganya (orang-orang Kurdistan) dalam peperangan di Irak semasa kecil.

Hal itulah yang membetukanya menjadi pribadi yang berani dan berbeda dari wanita lainnya.

5. Belajar menembak usia 9 tahun

Pada usia empat tahun, ia sempat diungsikan ke Denmark untuk mendapatkan pendidikan yang baik.

Namun, Joanna enggan dan lebih memiliki untuk menguasai senapan.

Sang kekek memberikan pelatihan menembak kepada Joanna saat usianya baru 9 tahun.

Ia merasa murka setiap kali mendengar berita pejuang ISIS yang memperlakukan wanita dan anak-anak seenaknya.

6. Buronan ISIS

Dianggap sebagai ancaman, Joanna menjadi buronan ISIS.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved