Kemendag Beri Mandat Bulog Impor Beras Lagi 500.000 Ton, Jawaban Menteri Mengejutkan

Kemendag sudah mengeluarkan izin impor beras sebanyak 500.000 ton kepada Perum Bulog untuk menguatkan stok pemerintah dan stabilisasi harga.

Kemendag Beri Mandat Bulog Impor Beras Lagi 500.000 Ton, Jawaban Menteri Mengejutkan
Tribunnews.com/ Brian Priambudi
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman 

BANGKAPOS.COM  - Kementerian Perdagangan (Kemdag) sudah mengeluarkan izin impor beras sebanyak 500.000 ton kepada Perum Bulog untuk menguatkan stok pemerintah dan stabilisasi harga. 

Sebelumnya, Bulog sudah mendapat mandat impor 500.000 ton beras dari kementerian yang sama. 

Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menolak memberikan tanggapan atas izin impor beras yang diterbitkan tersebut.

Dia mengatakan, Kementerian Pertanian saat ini fokus pada produksi beras di dalam negeri dan ekspor komoditas pertanian.

"Kami ini fokus ke produksi. Produksi kita untuk sektor pertanian meningkat. Ekspor naik 24%, tertinggi dalam 10 tahun terakhir itu setara dengan Rp 441 triliun. Kita harus bangga dengan bangsa kita," kata dia di sela acara seminar Ketersediaan Pangan: Swasembada vs Impor di Gedung BPK, Senin (21/5/2018).

Baca: Ini 5 Fakta Pernikahan Greg Nwokolo-Kimmy Jayanti, Digelar di Australia dan Gaunnya Ratusan Juta

"Kami apresiasi seluruh pertani Indonesia. Sekali-sekali tanya ekspor dong," ujar Amran lagi.

Saat tampil di seminar ini Amran menyebutkan, Indonesia telah berhasil mengimpor jagung sebanyak 500.000 ton ke enam negara, bawang merah diekspor ke tujuh negara, dan ekspor ayam pun telah dilakukan.

Amran meyakinkan pasokan komoditas pertanian lainnya aman di bulan Ramadan tahun ini, sehingga tidak ada alasan kenaikan harga.

Baca: Selain Terkenal 7 Artis Indonesia Ini Dulunya Dicap Pelakor, Ada yang Ancam Mau Bunuh Diri

"Stok pangan sudah cukup kami siapkan 20% - 30% dari harga normal. Kami minta para pedagang jangan menaikkan harga. Bila ada menaikkan harga yang hubungannya dengan kementerian khususnya bawang putih, daging, kami akan cabut izinnya dan tidak boleh lagi berbisnis di sektor pertanian," kata Amran.(*)

(Kontan, Lidya Yuniartha)

Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved