Road to Election 2018

Molen-Sopian Siap Jadikan Ikon Kota Seribu Senyuman

H Maulan Aklil dan M Sopian siap menjadikan Pangkalpinang menjadi kota seribu senyuman.

Molen-Sopian Siap Jadikan Ikon Kota Seribu Senyuman
Istimewa
Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil-M Sopian saat melakukan kegiatan bersama masyarakat Pangkalpinang beberapa waktu lalu. 

PANGKALPINANG, BANGKA POS - Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, H Maulan Aklil dan M Sopian siap menjadikan Ibu Kota Provinsi Kepulauan Babel, yaitu Pangkalpinang menjadi kota seribu senyuman.

Paslon ini menyebut figur kepala daerah harus memahami tugas pokok dan fungsinya, yang satu di antaranya menciptakan branding tata rencana kota yang dapat dijadikan strategi promosi lebih luas, baik secara regional maupun global.

Molen mengakui selalu ingin menjadikan Pangkalpinang kota jasa, perdagangan, dan pariwisata yang dikemas dalam bentuk industri.

"SMS memiliki Pangkalpinang menang. Apa Itu? menanggulangi kemiskinan, menanggulangi banjir, menang dalam pelayanan, menang SDM, dan menang pembangunan. Dalam lima kemenangan ini, SMS telah membuat kesepakatan kontrak politik (16 item) dengan partai pengusung PDI-P, NasDem, PKS, dengan tujuan membangun Pangkalpinang dari akhlak," jelas Molen disela kegiatannya, Minggu (20/5).

Menurutnya, ada solusi menjadikan Pangkalpinang menjadi kota yang unggul.

"Kalau Pangkalpinang ingin maju cukup mengelola jasa, dengan jasa akan ada perdagangan, dengan ada perdagangan yang nyaman maka investasi akan masuk," ujarnya.

Dirinya bersama Sopian memastikan tak ingin berteori, namu melalui praktik yang dilakukan sesuai pengalaman yang pernah didapatnya selama ini.

"Ayo kita buat sesuatu yang berbeda, Pangkalpinang harus punya marwah, harus mempunyai ikon baru apa itu, Kota Seribu Senyuman. Bayangkan ketika masuk nanti kita temui lihat patung sotong tersenyum. Lihat kemplang tersenyum, sahang tersenyum, nanas ikut tersenyum, dan lihat foto wali kota dan wakil wali kota pun turut tersenyum. Pada saatnya nanti orang tidak lagi hanya mengenal negeri laskar pelangi, karena di sini ada ikon baru kota seribu senyuman," tegas Molen.

Ia menuturkan dalam mewujudkan hal ini semua tentu tak lepas dari peningkatan sektor pendidikan, kesehatan, didukung oleh pembangunan manusia yang seutuhnya yang mempunyai ilmu dan ketakwaan.

"Nah itu semua seperti dalam lingkaran, mulai dari kemiskinan, pengangguran, pendidikan, dan kesehatan. Jadi kalau kita berbicara majunya SDM manusia tidak lantas berbicara pada segi pendidikan semata, melainkan harus berpikir terintegrasi. Nah dari sinilah harus kita kaji secara keseluruhan, lalu bisa kita ambil keputusannya apa, salah satunya menciptakan sekolah gratis dan beasiswa bagi siswa yang berprestasi," pungkasnya. (*/p1)

Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved