Digerebek Malam Hari Penambang Nekat Kabur Terobos Hutan Bakau

Akhirnya terungkap sudah penambang liar di Sungai Berok Belinyu Bangka, beraksi malam hari

Digerebek Malam Hari Penambang Nekat Kabur Terobos Hutan Bakau
ist
Suasana razia malam hari terhadap aktifitas tambang timah liar di Sungai Berok Belinyu Bangka. Tampak ponton tambang dsita petugas, Selasa (22/5/2018) malam. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Akhirnya terungkap sudah, penambang liar di Sungai Berok Belinyu Bangka, beraksi malam hari.

Mereka menghindari incaran petugas sehingga kerja 'kucing-kucingan'. Namun kali ini aksi mereka dipergoki petugas. Penambang pun kocar-kacir menerobos hutan bakau.

Kapolres Bangka AKBP M Budi Ariyanto diwakili Kabag Ops Kompol S Sophian, Rabu (23/5/2018) menyatakan, ungkap kasus itu dilakukan setelah beberapa razia sebelumnya, polisi terkesan dikibuli penambang.

Setiap razia siang hari, lokasi Sungai Berok Belinyu selalu sepi, seolah tak ada penambangan (TI). Tapi ternyata ketika razia digelar malam hari, upaya petugas membuahkan hasil.

"Pada Hari Selasa Malam, Tanggal 22 Mei 2018, sekira Pukul 22.00 WIB, menindaklanjuti info dari masyarakat bahwa masih adanya TI Rajuk Apung yang beroperasi di DAS dan Bakau Sungai Berok pada malam hari," kata Sophian.

Pada awalnya tim gabungan menemui hambatan untuk menuju ke lokasi yang dimaksud. Satu-satunya jalan menuju lokasi TI tersebut hanya melalui jalur laut Teluk Kelabat.

Sedangkan untuk menuju aliran sungai harus menggunakan perahu ukuran kecil atau rubber boat dan menunggu air laut pasang pada malam hari.

Dalam kegelapan, tim gabungan terdiri dari Satpolair, Satsabhara Polres Bangka dan Personil Pos Pangkalan Sandar Belinyu DitPolair Polda Babel langsung bertindak.

Operasi malam hari dipimpin Katpolair Polres Bangka AKP Elpiadi berhasil menemukan sekelompok orang di ponton TI Rajuk Tower di sungai itu.

"Telah melaksanakan upaya penindakan terhadap para pelaku penambangan timah ilegal di daerah aliran sungai (DAS) dan hutan bakau Sungai Berok Dusun Berok Kelurahan Tanjunggudang Kecamatan Belinyu Bangka," katanya.

Pada saat akan dilakukan upaya penangkapan, terlihat para pelaku pekerja tambang ilegal yang dimaksud sedang melakukan penambangan timah menggunakan TI Rajuk Tower.

Namun ketika tim berusaha mendekati para pelaku yang belum diketahui identitasnya, mereka mengetahui kedatangan tim sehingga mereka melarikan diri dan masuk ke hutan bakau.

"Sehingga tidak dapat ditangkap. sedangkan peralatan tambang berupa satu set ponton tower berikut satu unit perahu yang diduga sebagai sarana transportasi digunakan untuk melakukan penambangan ditinggalkan oleh pelaku. Selanjutnya satu set ponton tower dan satu unit perahu dimaksud ditarik dan diamankan di Pos Pangkalan Sandar Ditpolair Babel di Belinyu," katanya.(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved