Breaking News:

Petani Sungaiselan Resah Kualitas Cabai Menurun di Musim Hujan

Sobri (35) warga asal Sungaiselan kecamatan Sungaiselan merasa resah dengan tanaman cabainya saat masuk musim penghujan

Editor: Evan Saputra
Bangka Pos/Adinda Rizki Amanda
Sobri bersama anaknya, petani cabai dari Sungaiselan 

Laporan Wartawan Bangka Pos Adinda Rizki Amanda

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sobri (35) warga asal Sungaiselan, kecamatan Sungaiselan, Bangka Tengah (Bateng) merasa resah dengan tanaman cabainya saat masuk musim penghujan, Rabu (23/5/2018).

Ia yang saat ini bekerja sebagai petani cabai dan sayur-sayuran gelisah, takut tahun ini tanaman cabainya akan mengalami gagal panen.

"Dulu saya pernah gagal panen dimusim hujan sebab hama-hama muncul dan membuat tanaman cabai saya rusak hingga buahnya pun membusuk"ungkapnya kepada Bangka Pos Group.

Cuaca ekstrem dan musim hujan seperti ini membuat air tergenang disekitaran tanaman sehingga hal inilah yang membuat gagal panen.

"Sebenarnya tanaman cabai itu tidak boleh sampai tergenang air walaupun tanamannya berbuah kualitas cabainya pun akan menurun"jelasnya saat ditemui di kediamannya.

Ia yang dari usia 20 tahun belajar berkebun telah menanam banyak buah dan sayur-sayuran berharap bisa merasakan hasil dari penjualan buah cabainya tahun ini.

"Harga cabai juga naik kalo sudah musim hujan seperti ini, sekarang saja harga cabai sudah 35 ribu per kilo," tuturnya.

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved