Jemaah Haji Dapat Living Cost 1.500 Riyal

Kasi Pendaftaran, dokumen dan informasi haji kanwil kemenag Babel, Netty Sulastri mengatakan melemahnya rupiah tidak berpengaruh

Jemaah Haji Dapat Living Cost 1.500 Riyal
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Kasi Pendaftaran, dokumen dan informasi haji kanwil kemenag Babel, Netty Sulastri 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kasi Pendaftaran, dokumen dan informasi haji kanwil kemenag Babel, Netty Sulastri mengatakan melemahnya rupiah tidak berpengaruh pada jemaah haji. Pasalnya, Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji sudah ditetapkan beberapa waktu lalu.

"Besaran BPIH kalau sudah ditetapkan di Perpres, keluar PMA dan Dirjen PHU nya maka besaran itulah yang ditetapkan dan itu sudah ketentuan, tidak ada perubahan meskipun kurs rupiah melemah," katanya, Jum'at (25/5/2018).

Ia menyebutkan, untuk living cost (biaya hidup) para jemaah juga akan dibekali pemerintah sebesar 1.500 riyal sebelum berangkat ke Tanah Suci.

"Pemerintah sudah menyiapkan living cost yang memang sudah diperhitungkan kecukupannya untuk jemaah selama disana, itu hanya untuk jaga-jaga karena kan untuk makan, penginapan, transportasi jemaah tidak menggunakan biaya living cost," sebutnya.

Namun, menurutnya apabila jemaah membutuhkan uang lebih dari itu, mereka harus menyiapkan perbekalan sendiri.

"Kalau itu kan untuk kebutuhan personal, karena rupiah melemah kalau jemaah mau lebih harus menyiapkan sendiri, pemerintah sudah menyiapkan biaya langsung dan tidak langsung jadi meskipun rupiah melemah tidak ada penambahan," sebutnya.

Penulis: krisyanidayati
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved