Tragis, Pemburu Kerbau Liar Tewas Diserang Kerbau yang Balas Dendam

Pemburu profesional Claude Kleynhans, 54 tahun, diserang oleh seekor kerbau jantan besar saat ia memuat bangkai

Tragis, Pemburu Kerbau Liar Tewas Diserang Kerbau yang Balas Dendam
Daily Mail
Pemburu kerbau liar tewas di tangan kerbau liar yang balas dendam 

BANGKAPOS.COM--PEMBURU yang membantai kerbau liar dibunuh oleh anggota kawanan lainnya, saat ia memasukkan hewan buruannya ke kendaraannya di Afrika Selatan.

Namun, netizen menganggapnya sebagai karma karena kekejaman pria itu sering membantai hewan liar. 

Claude Kleynhans, 54, memiliki arteri femoral robek dalam serangan kerbau, Minggu lalu,  sebagaimana dikutip Warta Kota dari Daily Mail, Rabu (30/5/2018).

Pemburu profesional telah memuat bangkai kerbau lain di atas jip Ayah-dari-tiga meninggal di tempat kejadian di provinsi Limpopo, timur laut Afrika Selatan Seorang pemburu Afrika Selatan yang menembak seekor kerbau liar sendiri dibunuh oleh anggota lain dari kawanan itu, menurut laporan.

Claude Kleynhans, 54 tahun, diserang oleh seekor kerbau jantan besar saat dia memuat bangkai ke sebuah kendaraan di provinsi Limpopo, Afrika timur laut utara.

Kerbau itu merobek arteri femoral ayah-dari-tiga dan dia meninggal di tempat kejadian, Citizen.co.za melaporkan.

Pemburu profesional Claude Kleynhans, 54 tahun, diserang oleh seekor kerbau jantan besar saat ia memuat bangkai kerbau lain ke kendaraan di provinsi Limpopo, Afrika Selatan Kleynhans, yang mengelola perusahaan safari berburu di dekat Tzanen, telah melakukan perjalanan berburu dengan klien ketika dia meninggal Selasa lalu.

Situs berita lain di Afrika Selatan memuji Kleynhans, mantan perwira polisi, sebagai 'salah satu pemburu etis terbaik di negara ini' dengan minat berburu konservasi serta piala.

Setelah kematiannya, sejumlah orang telah mencari figur Kleynhans di Facebook dan diposting dengan pesan ofensif.

Kleynhans diserang oleh seekor kerbau besar yang merobek arteri femoralisnya.

Halaman
12
Editor: tidakada016
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved