Panwaslu Nilai Pjs Walikota Lalai, Minta Gubernur Berikan Sanksi

Putusan ini disampaikan oleh Panwaslu Pangkalpinang setelah melalui rangkaian pemeriksaan pelapor, terlapor dan para saksi-saksi

Panwaslu Nilai Pjs Walikota Lalai, Minta Gubernur Berikan Sanksi
Bangkapos/Edwardi
Pjs Walikota Pangkalpinang Dr Asyraf Suryadin 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Hendra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Pangkalpinang memutuskan ada pelanggaran yang dilakukan oleh Pjs. Walikota Pangkalpinang, Asraf Suryadin.

Putusan ini disampaikan oleh Panwaslu Pangkalpinang setelah melalui rangkaian pemeriksaan pelapor, terlapor dan para saksi-saksi yang mengetahui terkait kehadiran calon peserta pilkada di acara Nuzulul Quran Pangkalpinang.

Kasus ini sebagaimana yang dilaporkan oleh Tim Hukum dan Advokasi PDI Perjuangan Bangka Belitung.

Kasi Penindakan dan Pelanggaran, Nopriansyah kepada harian ini, Minggu (3/6) mengatakan dalam kasus tersebut tidak ditemukan adanya pelanggaran pidana.

Unsur-unsur yang terkait dengan pidana berdasarkan pemeriksaan tidak ditemukan.

“Dari hasil pemeriksaan Sentra Gakkumdu untuk pidananya tidak ditemukan. Pidana untuk kesengajaannya harus memenuhi dua unsur yakni menghendaki dan mengetahui,” kata Nopriansyah.

Lanjutnya dari hasil pemeriksaan terlapor, unsur menghendakinya tidak ada. Dan terlapor juga tidak mengetahui pada hari sebelumnya sampai hari H ada undangan buat salah satu paslon.

“Menurut terlapornya kalau dia tahu ada undangannya akan dia larang,” ujar Nopriansyah.

Terkait dengan adanya undangan resmi dengan setempel basah Pjs Walikota Pangkalpinang, Nopri menjelaskan dari dari hasil pemeriksaan diketahui ada kelalaian dari terlapor.

Halaman
12
Penulis: Hendra
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved