Gara-gara Dangkal, KSOP: Dwelling Time di Pangkalbalam Lama di Muara

Kepala KSOP Pangkalbalam Izuar‎ mengatakan, sedimentasi di alur menuju Pelabuhan Pangkalbalam membuat lamanya proses masuk-keluar kapal

Gara-gara Dangkal, KSOP: Dwelling Time di Pangkalbalam Lama di Muara
dok bangka pos
Izuar H Kepala KSOP Pelabuhan Pangkalbalam Pangkalpinang 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala KSOP Pangkalbalam Izuar‎ mengatakan, sedimentasi di alur menuju Pelabuhan Pangkalbalam membuat lamanya proses masuk-keluar kapal.

Hal ini ia sampaikan pada pertemuan yang digelar Badan Perencanan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapppeda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar pertemuan dengan jajaran manajemen PT Pelindo yang memiliki cabang di Babel, Senin (4/6/2018) siang hingga sore tadi.

Dari 24 jam, kata Izuar, kapal hanya punya waktu tujuh jam untuk beraktivitas di lingkungan pelabuhan.

Baca: Roy Kiyoshi Kuak Gebetan Baru Jessica Iskandar, Respon Janda satu Anak Ini Bikin Salfok

"Dari 24 jam itu, kapal hanya punya waktu 7 jam (untuk beraktivitas di lingkungan pelabuhan) karena pasang. Sisanya di muara. Dwelling time-nya lama bukan di pelabuhan, tapi di muara," kata Izuar.

Dia ‎mengatakan, pihaknya telah mengusulkan pengerukan alur ke Pelabuhan Pangkalbalam.

Menurutnya, jika tidak, ia yakin kapal tidak bisa masuk pelabuhan pada tahun depan karena soal sedimentasi.

"Kalau tidak dikeruk, saya yakin itu kapal tidak akàn masuk di Pangkalbalam," katanya.

Meski demikian, menurut Izuar, efektivitas pengerukan perlu dipertimbangkan untuk ke depannya.‎ Pasalnya biaya diperkirakan mencapai lebih dari Rp 100 miliar untuk alur sepanjang dua mil. Biaya sebesar itu perlu disiapkan jika alur perlu dikeruk tiap dua atau tiga tahun.

Menurutnya, perlu ada alternatif pelabuhan menghadapi persoalan pelabuhan Pangkalbalam. Pengembangan dinilai tak perlu terlalu berfokus di Pangkalbalam. Melainkan bisa ke Sungailiat, Toboali, Belinyu, dan Sungaiselan. (*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved