Breaking News:

Pedagang Sebut Harga Daging Sapi Berkisar Rp 120 Ribu, Kemungkinan Melonjak Pada H-3 Lebaran

Harga daging sapi di Pasar Besar dan Pasar Pagi Pangkalpinang masih di angka normal.

Editor: M Zulkodri
Bangka Pos / Yudha Palistian
Pedagang yang berjualan di pasar besar pangkalpinang pada Selasa (5/6/2018) sekitar pukul 16.00 wib 

Laporan Wartawan Bangkapos, Yudha Palistian

BANGKAPOS.COM,  BANGKA -- Harga daging sapi di Pasar Besar dan Pasar Pagi Pangkalpinang masih di angka normal.

"Sekarang daging masih normal di angka Rp 120 ribu perkilogram, tulang Rp 80 ribu, tetelan Rp 60 ribu, urat Rp 70 ribu hingga babat Rp 50 ribu," ujar Topik (42), pedagang daging di Pasar Besar,  Selasa (5/6/2018).

Topik pun menuturkan bahwa biasanya harga daging sapi baru akan mengalami kenaikan pada tiga hari menjelang Lebaran.

"Biasanya baru naik tiga hari jelang Lebaran sampai satu minggu setelah Lebaran. Habis itu harganya normal lagi," ucapnya kepada Bangkapos.

Menurutnya, harga itu termasuk wajar lantaran biaya operasional saat Lebaran memang mengalami kenaikan.

"‎Tapi kalau dari pemotongannya harganya udah naik karena kurang stok jadi harganya bisa lebih dari segitu," tegasnya.

Sedangkan di pasar yang berbeda yakni di pasar pagi, pedagang sapi, Bujang (38) mengatakan harganya tidak jauh berbeda dengan pasar besar yakni masih berkisar di angka Rp 120 ribu per kg.

"Karena namanya Lebaran ongkos dan permintaan itu pasti meningkat dan itu wajar setiap Lebaran harga daging memang pasti naik," tambahnya yang sudah berjualan daging sapi sejak 2000 silam,  Selasa (5/6/2018).

Bujang memprediksi apabila kuota daging aman di tempat pemotongan maka kenaikan hanya sekitar Rp 20 ribu perkilogramnya menjadi Rp 140 ribu perkilogram daging sapi.

"Sekarang masih sepi belum begitu ramai, kemungkinan ramai mendekati lima atau tiga hari sebelum lebaran," ucapnya.(*)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved