Breaking News:

Asyraf Dukung Kota Pangkalpinang Jadi Kota Smart City

Seperti di Yogyakarta itu anak-anak pejabat tidak bisa masuk sekolah unggulan dengan mengandalkan jabatan

Penulis: edwardi | Editor: Iwan Satriawan
Bangkapos/Edwardi
Pjs Walikota Pangkalpinang, Asyraf Suryadin dan GM Telkom Witel Babel Zaidan dan staf foto bersama usai paparan program Smart City di kantor Walikota Pangkalpinang. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pjs Walikota Pangkalpinang, Asyraf Suryadin mengaku baru mempelajari tawaran program Smart City dari  PT Telkom Indonesia.

"Sebenarnya dari pemaparan tadi apa yang mereka tawarkan di beberapa kota sudah dilaksanakan, misalnya sistem.penerimaan siswa baru," kata Asyraf Suryadin usai pertemuan dengan PT Telkom Indonesia di ruang kerjanya, Rabu (06/06/2018).

Diakuinya, sistem penerimaan siswa baru yang ditawarkan ini cukup bagus karena orang tidak bisa bermain curang.

"Seperti di Yogyakarta itu anak-anak pejabat tidak bisa masuk sekolah unggulan dengan mengandalkan jabatan orangtuanya, tetapi semuanya harus lewat seleksi yang sudah diatur, semua orang bisa melihat langsung hasil tesnya, jadi tergantung kepada kemampuan si anak itu, ini salah satu kenapa pentingnya teknologi," tukasnya.

Ditambahkannya, dalam.pertemuan ini diikuti beberapa OPD Pemkot agar mereka bisa lebih cerdas menggunakan teknologi ini sehingga bisa lebih memudahkan dalam bekerja.

"Bahkan di beberapa negara seperti Singapura dan Malaysia itu dalam peminjaman buku di perpustakaan saja sudah menggunakan teknologi. Mahasiswa yang meminjam buku di perpustakaan lalu untuk mengembalikan buku itu tidak perlu harus ke perpustakaan, bisa di tempat cukup meletakkannya di box yang sudah disediakan,"  jelasnya.

Diakuinya teknologi itu tidak membutuhkan banyak orang atau bisa mengurangi kebutuhan tenaga manusia yang banyak.

"Makanya siapapun yang terpilih nanti untuk memimpin Pangkalpinang ini bisa menjadikan teknologi itu untuk mencapai visi dan misinya," tukasnya.

Dicontohkannya, misalnya Kota Pangkalpinang akan dijadikan kota tujuan wisata, maka tinggal dipilih aplikasi yang mana yang bisa digunakan untuk mencapai misi itu.

"Penumpang yang baru turun pesawat Hp nya bisa langsung terkoneksi untuk mencari informasi hotelnya dimana, harga kamarnya berapa, makan dimana saja, mau naik taksi apa dan sebagainya,"  kata Asyraf.

Ditambahkannya, pada prinsipnya sangat mendukung Kota Pangkalpinang dijadikan Kota Smart City ini.

" Program Smart City ini memang sudah pernah dilaksanakan tapi sekarang ini sudah nggak jalan lagi. Kita sebenarnya ada dana untuk itu tetapi tidak ada yang berani untuk melakukan itu, " imbuhnya.(*)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved