Breaking News:

Mutiara Ramadhan

Mudik dan Tradisi Voluntarisme

Aksi voluntarisme dalam bentuk posko itu disediakan oleh berbagai kelompok masyarakat.

Editor: fitriadi
Tribun Jateng
Dr Mutohharun Jinan 

Apapun motivasi dan tujuan mereka, semarak rest area untuk mudik aman ini sudah selayaknya mendapat apresiasi, terlebih di tengah kekhawatiran akan melemahnya nilai-nilai solidaritas sosial dan aksi teror atas nama agama.

Rest area untuk mudik aman ini bagian dari perwujudan modal sosial (social capital), yaitu adanya kesediaan berbagi dan tradisi berderma untuk membantu antarsesama.

Berderma tidak semata-mata dalam bentuk harta atau uang yang diberikan kepada orang lain.

Berderma juga bisa dalam bentuk layanan atau bantuan jasa kepada orang yang membutuhkan pertolongan.

Hakikat berderma adalah bagaimana dalam hidup ini dapat memberi manfaat sebanyak-banyaknya kepada sesama manusia.

Dalam kondisi tertentu, utamanya dalam masyarakat modern, manfaat yang dibutuhkan seseorang justru dalam bentuk sikap dan nilai-nilai sosial untuk terwujudnya kehidupan yang damai.

Perintah untuk berbagi dan saling membantu pada dasarnya merupakan pesan universal agama.

Agama-agama mengajarkan agar setiap orang berlomba berbuat kebajikan untuk kemaslahatan hidup bersama. Bahkan satu indikator baik tidaknya seseorang itu dilihat dari banyak sedikitnya nilai kemanfaatan yang diberikan kepada orang lain.

Dalam perspektif keselamatan transportasi, posko mudik sejatinya membantu perjalanan menjadi aman dan mengurangi tingkat kecelakaan.

Sebagaimana informasi yang beredar kecelakaan lalu lintas sering kali terjadi karena pengendara kelelahan.

Halaman
123
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved