Breaking News:

Mutiara Ramadhan

Mudik dan Tradisi Voluntarisme

Aksi voluntarisme dalam bentuk posko itu disediakan oleh berbagai kelompok masyarakat.

Editor: fitriadi
Tribun Jateng
Dr Mutohharun Jinan 

Dalam kacamata tatas kehidupan sosial, keberadaan rest area dan posko mudik menjadi penanda semangat kebersamaan di masyarakat.

Dalam waktu yang sama, juga menjadi simbol meleburnya egoisme kelompok-kelompok keagamaan dan kelompok sosial di masyarakat. Siapapun dapat memanfaatkan layanan sosial yang disediakan oleh para relawan.

Posko terbuka untuk seluruh pemudik dan pengendara tanpa melihat latar belakang dan asalnya. Misalnya, posko yang disediakan oleh ormas Islam tertentu tidak hanya melayani warga atau anggota ormas tersebut. Tetapi siapapun yang datang masuk dalam tenda mendapat layanan yang sebaik-baiknya.

Hal tersebut menguatkan satu anggapan, membina hidup dalam kebersamaan dan merajut keragaman kelompok dapat dilakukan dengan berbagai cara, melalui aksi-aksi nyata, antara lain melalui posko-posko mudik.

Merajut kebhinekaan tidak harus melalui seruan-seruan verbal dengan spanduk atau ceramah-ceramah yang terkadang mudah terabaikan dan menimbulkan kecurigaan. Rest area dan posko mudik mencerminkan semangat keagamaan, keselamatan, dan kebersamaan. (*)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved