Piala Dunia 2018

Inilah Musuh Nyata yang Menghantui Pemain Timnas Inggris di Piala Dunia 2018

Pelatih timnas Inggris telah mempersiapkan penanganan tepat terhadap pelecehan rasial terhadap skuatnya di Piala Dunia 2018.

Inilah Musuh Nyata yang Menghantui Pemain Timnas Inggris di Piala Dunia 2018
GLYN KIRK / AFP
Pelatih tim nasional Inggris, Gareth Southgate (kanan), bersama para pemainnya memberikan aplaus kepada suporter yang memberi dukungan dalam laga matchday 8 babak Kualifikasi Piala Dunia 2018 Grup F kontra Slovakia di Stadion Wembley, London, Inggris, pada Senin (4/9/2017). 

BANGKAPOS.COM - Pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate, mengaku telah mempersiapkan penanganan tepat terhadap pelecehan rasial yang mungkin akan dihadapi skuatnya kelak di Piala Dunia 2018.

Pernyataan itu Southgate ungkapkan setelah melihat fenomena pertandingan persahabatan antara timnas Prancis melawan Rusia pada akhir Maret lalu.

Saat itu, Prancis yang menang 3-1 atas Rusia harus menerima kenyataan bahwa sang bintang, Paul Pogba dan Ousmane Dembele mendapatkan teriakan chant rasis oleh para pendukung Rusia.

Baca: Ini Kabar Terbaru Bintang Mesir Mohamed Salah Sepekan Jelang Piala Dunia 2018

Insiden itu turut membuat bek kiri The Three Lions, Danny Rose, memutuskan untuk tak mengajak keluarganya pergi ke Rusia.

Sebab, ia tak mau lagi membuat keluarganya mendapatkan perlecehan lagi seperti saat ia membela timnas U21 Inggris melawan Serbia pada 2012 lalu.

Sang pelatih 47 tahun pun bersimpati penuh terhadap situasi Rose, dan mengonfirmasi bahwa ia telah mendiskusikan dengan seluruh skuat terkait hal itu.

Danny Rose, mengontrol bola saat melawan Malta dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2018 di Stadion Wembley, London, pada 8 Oktober 2016." />
Bek tim nasional Inggris, Danny Rose, mengontrol bola saat melawan Malta dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2018 di Stadion Wembley, London, pada 8 Oktober 2016. (JUSTIN TALLIS/AFP)

"Saya tak tahu apa yang telah diperbincangakan Rose dengan keluarganya. Namun semua yang Rose katakan, ia ceritakan kepada kami dan seluruh pemain," kata Southgate dikutip BolaSport.com dari laman Goal.

Baca: Aksi 7 Wonderkid Paling Ditunggu di Piala Dunia 2018, Ada Bocah Mahal Andalan Lini Serang Barcelona

"Untuk kepentingan pemain lain, saya memintanya untuk membagi pengalaman yang ia rasakan saat menghadapi Serbia (2012 lalu)," ujarnya lagi.

"Jelasnya, ia telah merasakan kekecewaan dari pihak berwenang saat itu dan hal tersebut menyedihkan untuk didengar," ucap Southgate menambahkan.

Pria yang semasa bermain berposisi sebagai bek ini mengatakan bahwa sang pemain Totenham Hotspur tersebut adalah bagian dari keluarga skuat The Three Lions.

Baca: Laga Pembuka Piala Dunia 2018 Arab Saudi Vs Rusia, Ini Jadwal Lengkap dari Fase Grup Hingga Final

Untuk beberapa bulan mendatang Southgate bermaksud untuk melindungi dan mendukung para pemainnya.

"Tak ada yang tahu apa yang akan terjadi di Rusia nanti, tetapi ada sesuatu yang bisa dialami Rose dan keluarganya," ujar pria kelahiran 1970.

"Dan ia merasa hal itu mungkin akan mengalihkan perhatiannya dari sepak bola," ucapnya menegaskan. (Bolasport.com)

Editor: fitriadi
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved