Sempurnakan Ibadah Ramadhan 1439H, Ini Tata Cara dan Waktu Puasa Sunnah 6 Hari di Bulan Syawal

Untuk puasa sunah, niat boleh dilakukan di siang hari sejauh yang bersangkutan belum makan, minum, dan hal-hal lain yang membatalkan...

Sempurnakan Ibadah Ramadhan 1439H, Ini Tata Cara dan Waktu Puasa Sunnah 6 Hari di Bulan Syawal
ilustrasi 

عن أبي هريرة رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: (قال الله عز وجل: كل عمل ابن آدم له إلا الصيام؛ فإنه لي وأنا أجزي به، والصيام جنّة، وإذا كان يوم صوم أحدكم فلا يرفث، ولا يصخب، فإن سابّه أحد أو قاتله فليقل: إني امرؤ صائم، والذي نفس محمد بيده لخلوف فم الصائم أطيب عند الله من ريح المسك، للصائم فرحتان يفرحهما: إذا أفطر فرح، وإذا لقي ربه فرح بصومه) رواه ومسلم

"Setiap amal manusia adalah untuk dirinya kecuali puasa, ia (puasa) adalah untuk-Ku dan Aku memberi ganjaran dengan (amalan puasa itu)."

Kemudian, Rasulullah melanjutkan, "Demi Allah yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum di sisi Allah dibandingkan wangi minyak kasturi."

Baca: Ketika Lucinta Luna Lebaran, Kenakan HIjab hingga Nyekar ke Makam Sang Ibu

Baca: 7 Artis ini Tambah Cantik Saat Tampil Pakai Mukena di Idul Fitri 2018, Cita Citata Hingga Evelin

Sebagian orang meragukan hadits berpuasa enam hari di bulan Syawal, akan tetapi keraguan itu terbantahkan oleh bukti-bukti periwayatan hadits.

Perhatikan ungkapan Syeikh Abdullah bin Abdulal- Bassam berikut.

Hadits berpuasa Enam hari di bulan Syawal merupakan hadits yang shahih, hadits ini memiliki periwayatan lain di luar hadits Muslim. Selain hadits Muslim yang meriwayatkan hadits berpuasa Enam hari di bulan Syawal antara lain; Ahmad, Abu Dawud, dan at-Tirmidzi.

Oleh karena itulah Hadits berpuasa Enam hari di bulan Syawal ini tergolong hadits mutawatir.

Lantas bagaimana tata cara melakukan puasa sunnah enam hari di bulan Syawal?

Baca: Terdengar Tangisan Histeris si Bungsu Jelang Malam Takbiran, Ibunya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Baca: 20 Tahun Beroperasi, Layanan Yahoo Messenger Akhirnya Berakhir di Juli, Selamat Tinggal YM!

Mengenai tata cara enam hari puasa, apakah harus berturut-turut ataukah boleh dipisah-pisah para ualama membebaskan memilih antara keduanya.

Artinya, boleh berturut-turut enam hari langsung semenjak tanggal dua syawal ataupun di pisah-pisah, keduanya dianggap sahih.

Mengenai syarat dan rukunya sama seperti puasa ramadhan.

Halaman
1234
Editor: asmadi
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved