Pistolnya Macet, Prajurit SAS Inggris Ini Sudahi Perlawanan Anggota Taliban Pakai Martil

Sersan berusia 29 tahun dari Midlands itu terpaksa menggunakan martil atau palu yang ada di dekatnya ketika pistol

Pistolnya Macet, Prajurit SAS Inggris Ini Sudahi Perlawanan Anggota Taliban Pakai Martil
Dailymailonline

BANGKAPOS.COM-- Kisah heroik peperangan yang dilakukan tentara Inggris di Afghanistan diwartakan situs Daily Mail, Minggu (17/6/2018).

Prajurit pasukan khusus SAS yang belum disebutkan namanya itu membunuh tiga anggota Taliban yang disergapnya di sebuah gua di kawasan pegunungan utara Afghanistan.

Sersan berusia 29 tahun dari Midlands itu terpaksa menggunakan martil atau palu yang ada di dekatnya ketika pistol Glock yang digenggamnya macet.

Peristiwa itu terjadi saat operasi khusus gabungan tentara Afghanistan dan Iniggris di sebuah komplek gua persembunyian kelompok Taliban.

Serangan dalam kegelapan itu menewaskan banyak anggota kelompok militan yang pernah berkuasa di negeri itu.

Laporan ini juga diterbitkan surat kabar The Daily Star. "Itu pertempuran brutal hingga mati," kata sumber yang dikutip surat kabar tersebut. Pasukan penyerbu berada di dalam komplek gua sekitar 30 menit.

MailOnline sudah berusaha meminta konfirmasi cerita ini kepada Kementerian Pertahanan Inggris.

Namun lembaga itu menolak berkomentar, dan tidak akan memberi tanggapan atas operasi pasukan khusus.

Perang melawan Taliban dan Al Qaeda di Afghanistan tak kunjung berakhir.

Kini, kelompok perlawanan di Afghanistan bertambang seiring eksisnya kelompok ISIS dari Irak dan Suriah.

Halaman
12
Editor: tidakada016
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved