Ada yang Jadi Pecandu Seks, Ini Sejumlah Hal-hal 'Gila' yang Dilakukan Orang Saat Koma

Dalam sebagian besar kasus, mengalami koma berarti hidup Anda terhenti setidaknya selama beberapa hari.Bahkan, kondisi

Ada yang Jadi Pecandu Seks, Ini Sejumlah  Hal-hal  'Gila' yang Dilakukan Orang Saat Koma
goodfuneralguide.co.uk
ILUSTRASI 

BANGKAPOS.COM--Dalam sebagian besar kasus, mengalami koma berarti hidup Anda terhenti setidaknya selama beberapa hari.

Bahkan, kondisi ini bisa berlansung selama beberapa bulan hingga bertahun-tahun.

Ketika Anda dalam kondisi ini, roda kehidupan diluar tetaplah berjalan, di luar kehendak kita.

Inilah kejadian luar biasa yang dialami seseorang saat mereka dalam kondisi koma.

1.Menjadi Raja

Dipendra Bir Bikram Shah
Nabin K. Sapkota
Dipendra Bir Bikram Shah

Perebuta tahta kerajaan di masa lampau tidak memandang status keluarga dan akan melakukan hal gila untuk mendapatkan mahkota.

Pada Juni 2011, perebutan mahkota berdaraj terjadidi Nepal.

Putra Mahkota Dipendra Bir Bikram Shah menembaki bangsawan Nepal di Narayanhity Royal Palace.

Dia menembak mati total 11 orang, termasuk orang tuanya yang tengah menjadi raja dan ratu Nepal.

Tidak cukup, dia kemudian memutar pistol menembak dirinya sendiri.

Alih-alih mati, dia berakhir koma di rumah sakit setempat dirawat selama beberapa hari sebelum meninggal.

Sesuai aturan, bagian paling gila adalah Dipendra secara teknis telah mewarisi posisi ayahnya sebagai raja Nepal.

Selama sekitar 54 jam (tiga hari), negara itu diperintah oleh seorang pembunuh massal dalam keadaan koma.

2.Menyelamatkan Hidup

Lea dan bayinya
manchestereveningnews.co.uk
Lea dan bayinya

Tiga bulan sebelum melahirkan, wanita Inggris, Valerie Leah, didiagnosis menderita flu babi.

Pada tahun 2010, kondisinya kritis dan mengalami koma di Rumah Sakit Umum Tameside di Mancheste.

Kekhawatiran muncul bayinya tidak akan selamat, namun bayi tersebut akhirnya dapat lahir dengan selamat.

Luar biasanya, setelah menghabiskan empat bulan di bawah pengawasan cermat para profesional medis, baik ibu dan anak terbebas dari penyakit itu.

Menurut Manchester Evening News, mungkin ini adalah pertama kalinya seorang ibu hamil yang terjangkit flu babi mengalami akhir yang bahagia.

Ya, Lea melahirkan ketika dalam keadaan koma dan menyelamatkan hidup seseorang dalam prosesnya.

3. Memecahkan Rekor Dunia

Edwarda O'Bara
wptv.com
Edwarda O'Bara

Dua orang telah memecahkan rekor dunia dalam kondisi koma, yaitu catatan untuk waktu terlama yang dihabiskan dalam keadaan vegetatif yang persisten.

//

Elaine Esposito, lahir di Chicago, mengalami koma di usia enam tahun pada Agustus 1941 setelah menjalani operasi rutin untuk mengangkat usus buntunya.

Meskipun didiagnosis tidak akan bertahan lama oleh dokter, gadis itu mampu hidup 37 tahun lebih, tiga bulan, dan 20 hari.

Dia meninggal sebagai pemegang Rekor Dunia Guinness pada November 1978.

Rekor selama tiga dekade tersebut digantikan oleh Edwarda O'Bara, yang koma karena diabetes saat masih sekolah pada Januari 1970.

Pria asal Pennsylvania ini akhirnya meninggalpada tahun 2012.

Dia telah tertidur selama 42 tahun, dikatakan lebih lama daripada siapa pun dalam sejarah.

4. Menjadi Pecandu Seks

Ilustrasi
Listverse
Ilustrasi

Seorang pria asal Swiss terbangun dari koma selama 4 hari di tahun 2010 dengan nafsu yang tak terpuaskan untuk seks.

Menurut Telegraph Australia, pria berusia 81 tahun itu menderita luka serius setelah jatuh dari pohon di kebunnya.

Setelah operasi besar, dia terbangun dengan dorongan seks dari seorang "remaja penuh nafsu," yang mengarah ke kunjungan rutin ke rumah bordil setempat.

Dia menghabiskan sekitar $ 5.200 dari tabungannya pada seorang pelacur muda.

Sang anak yang melihat perilaku tidak wajar ayahnya mengambil alih kendali atas keuangannya dan kemudian menempatkannya di bawah tahanan rumah yang ketat.

5. Memenangkan Copa Sudamericana

Neto
People.com
Neto

Pada November 2016, sepakbola Brasil dilanda tragedi.

Penerbangan LaMia 2933 jatuh di Kolombia utara, menewaskan semua kecuali tiga pemain Chapecoense.

Mereka akan melakukan perjalanan ke Medellin, di mana dijadwalkan untuk bermain di leg pertama final Copa Sudamericana.

Yang selamat adalah bek kiri Alan Ruschel, penjaga gawang Jakson Follman, dan bek tengah Helio Hermito Zampier Neto, yang koma selama dua minggu setelah penyelamatannya.

Sementara itu, Atletico Nacional, sesama finalis Chapecoense, telah dengan senang hati meminta agar badan sepakbola Amerika Selatan, CONMEBOL, memberikan gelar kepada lawan-lawan mereka sebagai bentuk solidaritas.

Akhirnya, Neto selamat tanpa ingatan tentang kecelakaan pada pertengahan Desember.

Meskipun keadaan tragis, Neto telah menjadi juara dari ranjang rumah sakit tanpa menendang bola.(Masrurroh Ummu Kulsum)

Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved