Kapal Tenggelam di Danau Toba, Baru 1 Jasad Ditemukan, Ini Daftar Penumpang Selamat dan Hilang

Sejauh ini baru satu penumpang perempuan dipastikan meninggal dunia dalam musibah terbaliknya KM Sinar Bangun di Danau Toba.

Kapal Tenggelam di Danau Toba, Baru 1 Jasad Ditemukan, Ini Daftar Penumpang Selamat dan Hilang
Tribun Medan / HO
Korban kecelakaan kapal penumpang KM Sinar Bangun yang dievakuasi. 

BANGKAPOS.COM, SIMALUNGUN - Sampai sejauh ini baru satu penumpang perempuan dipastikan meninggal dunia dalam musibah terbaliknya KM Sinar Bangun di Danau Toba, Senin (18/6/2018) sekitar pukul 17.30 WIB. Belasan lainnya berhasil diselamatkan.

KM Sinar Bangun bertolak dari Simanindo dalam keadaan sarat muatan terbalik akibat angin kencang dan ombak besar setelah sekitar 22 menit berlayar. 

"Satu orang yang meninggal. Enam belas orang sudah dievakuasi di beberapa lokasi. (Keadaan korban) lelah, capai, berenang kan, luka parah tak ada," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Samosir, Mahler Tamba.

"Yang dilakukan sekarang dalam proses di sekitar kejadian. (Dengan menggunakan) Kapal BASARNAS, polisi air, dua unit kapal feri dan dibantu peralatan-peralatan yang lain," tambahnya.

Kepala Basarnas Wilayah Danau Toba, Torang Hutahean mengungkapkan saat ini sudah mengkerahkan dua kapal untuk menyelamatkan korban yang masih hilang. Ia belum mau memastikan berapa jumlah di dalam kapal tersebut. 

"Kita belum bisa pastikan berapa jumlah korban. Yang pastinya korban dari Simanindo menuju Tigaras,"ujarnya. 

 

Korban yang berhasil dievakuasi ke Simanindo Samosir
Korban yang berhasil dievakuasi ke Simanindo Samosir (istimewa)

 

Torang menjelaskan ada empat korban yang dievakuasi ke Pelabuhan Tigaras dan 15 yang dievakuasi ke Simanindo.

Korban yang dievakuasi ke Tigaras dibawa ke Puskesmas Sipintu Angin. Satu dari empat korban telah meninggal dunia. Namun, korban meninggal dunia seorang perempuan belum terdata nama dan asalnya. 

Pantauan tribun-medan.com, angin tertiup sangat kencang di perairan Danau Toba Tigaras. Hujan juga mengguyur sepanjang pencarian. Warga sekitar dan keluarga korban masih menunggu kabar penemuan terbaru dari Basarnas. 

Basarnas juga sudah menyediakan papan pengumuman untuk nama-nama korban yang ditemukan. Ratusan masyarakat pun memadati papan pengumuman sekaligus mengambil gambar. 

Pihak Basarnas juga meminta kepada warga atau keluarga untuk memberikan data keluarga yang hilang. Namun, warga yang datang bingung untuk menemukan pos pengaduan.

"Kemananya kami ini, bang. Kami ke sana, katanya ke sana. Kami mau nanya keluarga kami yang hilang,"ujarnya. 

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved