Desik Pria yang Tubuhnya Penuh Kutil Dibuatkan Kartu BPJS Oleh Puskesmas Koba

Sebenarnya itu sudah lama sakit seperti ini, namanya Neurofibromatosis itu semacam tumor jinak, tetapi yang

Desik Pria yang Tubuhnya Penuh Kutil Dibuatkan Kartu BPJS Oleh Puskesmas Koba
Bangkapos/Riki Pratama
Kepala Puskesmas Koba Eva Fidia dan Ketua DPRD Bangka Tengah Algafry Rahman mengunjungi Desik Hermanto (51) warga Koba yang tubuhnya dipenuhi oleh kutil atau daging tumbuh, pada Rabu (20/6/2018) di kediaman Desik. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Kepala Puskesmas Koba Eva Fidia telah mendatangi Desik Hermanto (51) warga Koba yang tubuhnya dipenuhi oleh kutil atau daging tumbuh, pada Rabu (20/6/2018) di kediaman Desik.

Dalam kunjungan itu, Eva mengatakan bahwa Desik menderita Neurofibromatosis semacam tumor jinak yang tumbuh di tubuh Desik.

Menurut Eva Fidia pihak Puskesmas menawarkan untuk mengobati Desik namun, ia kukuh tidak ingin berobat, dan pihak Puskes hanya membuatkan kartu BPJS untuk Desik serta anak dan istrinya mudah berobat nantinya.

"Sebenarnya itu sudah lama sakit seperti ini, namanya Neurofibromatosis itu semacam tumor jinak, tetapi yang kompeten menjelaskan penyakit itu dokter ahlinya, ya kita berkunjung melihat kondisinya, ia dulunya sudah pernah sekitar 10 tahun lalu, ada datang dua dokter di dampingi pihak Koramil menawarkan untuk mengobati pengobatan di Jakarta,  tapi ia menolaknya itu cerita istrinya,"jelas Eva kepada wartawan, Rabu (20/6/2018).

Dalam kunjungan itu, Eva mengatakan bahwa pihak Puskes juga kembali menawarkan hal yang sama, namun Desik tetap saja menolaknya

Menurut dia kondisi tubuhnya tak ada masalah dan normal, ia beraktifitas seperti biasanya, walau secara kasat mata memang terlihat seluruh bagian tubuhnya dipenuhi semacam kutil.

"Ia juga seperti menolak, dan melihat kondisinya sudah agak sulit di obati memang komplek penangananya, karena berkaitan dengan saraf saraf apalagi dengan kondisi yang sudah lama, perlu kesabaran, tidak bisa satu dua dua hari sembuh, memang agak sulit perlu pemeriksaan lab, dan bisa sampai operasi pelastik, tetapi pak Desik mengaku tidak ada keluhan sakit, ia beraktifitas seperti biasa dan bekerja,"lanjutnya.

Ia menambahkan, dalam pertemuan singkat itu pihak Puskes membuatkan BPJS kepada keluarga Desik untuk memudahkan keluarga berobat apabila sakit nantinya.

"Kami urus BPJSnya untuk berobat istri dan anaknya,  jadi Insyah Allah kami akan urus termasuk rekomendasi Dinas sosial,"tuturnya

Ia mengatakan, bahwa kondisi Desik merupakan faktor kelainan genetik serta keturunan dari keluarganya.

"Apabila nanti sudah ada BPJS untuk di periksa di Puskesmas,  kita akan jemput bola untuk diperiksa disini, kompetensi kami akan membuat rujukan,"ungkapnya.(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved