Road to Election 2018

Prof Udin: Pabrik Zirkon Dipersembahkan Bagi Masyarakat

Prof Udin mengungkapkan rasa syukur atas terlaksananya peletakan batu pertama pabrik zirkon dan ilmenite.

Prof Udin: Pabrik Zirkon Dipersembahkan Bagi Masyarakat
Istimewa
Calon Wali Kota Pangkalpinang, Prof Udin saat melakukan peletakan batu pertama pada pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian zirkon dan ilmenite di Kawasan Ketapang, Pangkalpinang, Rabu (20/6). 

PANGKALPINANG, BANGKA POS - Ikhtiar Calon Wali Kota Pangkalpinang, Prof H Saparudin, MTPhD untuk membangun Pangkalpinang sudah dibuktikannya dengan peletakan batu pertama pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian zirkon dan ilmenite di kawasan Ketapang, Pangkalpinang, Rabu (20/6) siang.

Prof Udin, sapaan akrabnya mengungkapkan rasa syukur atas terlaksananya peletakan batu pertama tersebut.

Diakuinya, masyarakat Pangkalpinang saat ini membutuhkan perubahan. Sehingga dirinya berkeinginan untuk merealisasikan harapan masyarakat Pangkalpinang tersebut.

"Pabrik zirkon ini kami persembahkan kepada masyarakat Pangkalpinang. Semoga dengan adanya pabrik ini pengangguran bisa berkurang dan masyarakat sejahtera," ujar Prof Udin.

Ia memastikan siap membuka lapangan kerja baru usai pembangunan pabrik nantinya.

Harapannya hal ini akan menumbuhkan perekonomian Pangkalpinang dari berbagai sektor lainnya, misalnya ekonomi kecil di seputaran kawasan pabrik.

"Kita siap tampung ribuan tenaga kerja," tegasnya.

Prof Udin menambahkan pertumbuhan ekonomi juga akan terasa jika pabrik mulai berjalan.

"Insya Allah banyak menyerap tenaga kerja langsung yang akan bekerja di pabriknya dan tenaga kerja tidak langsung untuk pemisahan mineral ikutan, ini untuk usaha masyarakat," katanya.

Dirinya mengakui telah menemui kesepakatan serta komitmen bersama para investor yang akan menanamkan investasi untuk menggunakan tenaga kerja lokal.

"Khusus untuk tenaga kerja jelas kita akan memaksimalkan tenaga kerja lokal," jelasnya.

Menurutnya, tenaga kerja lokal cukup potensial dan dapat bersaing dengan tenaga kerja asing.

"Dari Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia (BKPMRI) jelas hanya membatasi tenaga kerja asing tiga orang. Selebihnya tentu tenaga kerja lokal. Kita akan optimalkan SDM di Pangkalpinang dan Babel secara umumnya untuk mengelola pabrik ini nanti. Mereka putra-putri Babel ini akan ada peningkatan skill. Sudah sepakat kita setiap tahunnya akan menyekolahkan mereka mempelajari mineral ikutan. Setiap tahun Insya Allah ada dua orang," ungkap Prof Udin.

Ia mengatakan selain akan membuka lapangan kerja, pihaknya akan menjadikan potensi alam Babel terkelola dengan baik.

"Keberadaan pabrik ini dapat membuat kekayaan SDA kita lebih bernilai sebelum kita kirim ke luar daerah, baik nilai tambah bagi ekonomi Pangkalpinang dan Babel," pungkasnya. (*/bow)

Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved