Road to Election 2018

Molen: Saya Ingin Mengabdi Bagi Masyarakat

Calon Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil membeberkan alasannya ingin pulang kampung ke Pangkalpinang.

Molen: Saya Ingin Mengabdi Bagi Masyarakat
Istimewa
Calon Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil saat menyapa warga beberapa waktu lalu. 

PANGKALPINANG, BANGKA POS - Calon Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil membeberkan alasannya ingin pulang kampung ke Pangkalpinang dan mundur sebagai Bupati Ogan Komering Ulu (OKU).

Menurutnya, alasan terbesarnya pulang kampung karena sulit berpisah dengan anak bungsunya, Oku Maulidina Maulana.

Molen menceritakan dari awal mengapa dirinya ingin kembali ke Pangkalpinang. Semua berawal dari tahun 2013 saat dirinya mencalonkan diri sebagai Calon Wakil Wali Kota Pangkalpinang.

Saat itu, Molen sudah memiliki niat untuk membangun Pangkalpinang yang merupakan kota kelahirannya.

"Sebetulnya dari 2013 lalu saya sudah mencalonkan diri sebagai Calon Wakil Wali Kota. Dari situ, saya sudah niat untuk pulang kampung, bagaimana membangun Pangkalpinang yang merupakan tempat kelahiran saya. Tahun 2013 lalu saya mungkin belum ditakdirkan Allah SWT," kata Molen, Minggu (17/6).

Usai kalah dalam Pilwako Pangkalpinang 2013, Molen meniti karirnya di Sumatera Selatan.

Dirinya diangkat di Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten OKU. Lalu menjadi Kepala Dinas Perpustakaan Sumatera Selatan.

Kemudian diangkat menjadi Kepala Dinas Promosi dan Penanaman Modal Sumatera Selatan. Setelah itu, dipercaya menjabat Bupati OKU.

"Ternyata, kita punya rencana tapi Allah SWT yang menentukan. 6 bulan setelah menjabat bupati OKU, istri saya meninggal dunia. Lagi-lagi ini lah awal perjalanan saya tahap kedua kenapa ingin pulang kampung," kenang Molen.

Karena menjadi ayah sekaligus ibu untuk anak-anaknya, Molen harus bolak-balik OKU-Pangkalpinang untuk menengok anaknya. Karena tiga anaknya berada di OKU dan dirawat oleh kakek-neneknya dan anak bungsunya di Pangkalpinang diasuh oleh kakak Molen.

"Pisah denagan anak ini susah, berat untuk menjalananinya," katanya.

Molen sempat menjalankan ibadah umrah agar diberi pilihan terbaik oleh Allah SWT. Ternyata jawab yang didapat Molen adalah dirinya pulang kampung ke Pangkalpinang.

"Walaupun segalanya sudah saya dapat, saya korbankan apa yang saya dapat di Palembang. Saya berhenti sebagai PNS, walaupun posisi saya strategis. Saya ingin hijrah ke Pangkalpinang bersama anak-anak, menyatukan keluarga. Saya juga mau mengabdikan diri saya pada Pangkalpinang, untuk menjadi Wali Kota dan bernilai ibadah pada masyarakat Pangkalpinang. Makanya saya tidak terlalu berjanji dan tidak mau banyak berjanji pada masyarakat. Saya cuma berjanji bila saya terpilih sebagai Wali Kota, saya ingin jadi pemimpin yang amanah," ungkapnya. (*/bow)

Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved