Harga Lada Saat Ini Menyayat Hati Petani

Harga lada di Dusun Sadap, Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar saat ini mencapai harga terendah Rp 50 hingga Rp 54 per kilogramnya.

Harga Lada Saat Ini Menyayat Hati Petani
Bangka Pos / Riki Pratama
Seorang petani sedang memetik lada 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Harga lada di Dusun Sadap, Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar saat ini mencapai harga terendah Rp 50 hingga Rp 54 per kilogramnya.

harga ini dirasakan oleh petani sangat menyayat hati, pasalnya tak pernah sepanjang mereka berkebun mendapatkan harga lada semurah ini.

Hal itu turut dirasakan oleh Andre petani lada asal Dusun Sadap, menurutnya harga lada di tempat mereka mencapai harga Rp 50 ribu perkilogramnya.

"Itu paling murah, biasanya Rp 70 hingga Rp 60 tetapi ini mencapai Rp 50 ribu gimana bisa seperti ini menyayat hati, bagaimana melihatnya , sehingga saat ini sahang saya, saya tahan dulu tidak mau menjualnya takut rugi,"ujar Andre kepada wartawan, Senin (25/6/2018)

Ia menambahkan bahwa dirinya berharap, harga lada kembali stabil karena bisa saja bila seperti ini terus petani lada enggan kembali menanam lada.

"Bila seperti itu terus, tidak menutup kemungkinan membuat banyak petani enggan kembali menanam lada, sudah produksi tinggi, menunggunya lama lalu ketika panen dijual harganya murah, kan kasihan petani tidak ada untungnya,"ungkapnya.(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved