Soal Temuan Beras Hilang, Ini Penjelasan Panwaslu Pangkalpinang

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Pangkalpinang menemukan beras sisa bazar pasangan calon (Paslon) No. 2 di Posyandu Baciang, Pangkalpinang

Soal Temuan Beras Hilang, Ini Penjelasan Panwaslu Pangkalpinang
Ist
Beras sisa bazar paslon no 2 yang dititipkan di Posyandu Baciang. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Hendra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Pangkalpinang menemukan beras sisa bazar pasangan calon (Paslon) No. 2 di Posyandu Baciang, Pangkalpinang, Minggu (24/6/2018) malam.

Beras yang sisa bazar sekitar 4,8 ton tersebut kemudian diminta Panwaslu untuk tidak dibagikan lagi ke masyarakat. Hal ini dilakukan karena sudah memasuki minggu tenang, para paslon tidak boleh lagi melakukan kegiatan sosialisasi ataupun kampanye. 

“Malam tadi kita temukan berasnya di Posyandu Baciang. Beras itu sisa bazar paslon no 2. Jadi malam itu juga kita minta untuk tidak dipindahkan dulu dari tempatnya. Tujuan kita hanya ingin meminta klarifikasi dan memastikan agar beras itu tidak dibagi-bagikan lagi,” kata Noprian Saputra, Divisi Penindakan dan Penangan Pelanggaran, Panwaslu Pangkalpinang, Senin (25/6/2018).

Namun, Senin pagi, beras yang dititipkan di Posyandu tersebut sudah tidak ada lagi. Panwaslu sendiri masih mencoba menelusuri dan meminta klarifikasi dari paslon terkait.

Menurut Noprian, berdasarkan keterangan dari penjaga beras tersebut, Rustam yang mengambil beras bernama Said. Dia diketahui salah satu anggota LO paslon No. 2.

“Dibawa kemana berasnya kita belum tahu. Kita masih meminta klarifikasi dari tim LO paslon no.2. Mereka bersedia hadir dan rencananya malam ini,” kata Noprian.

Panwaslu lanjut Noprian tak mempermasalahan dengan beras tersebut. Beras tersebut tidak masalah karena memang sisa bazar yang dilakukan oleh paslon 2 saat kampanye akbar.

Beras itu juga sudah dilaporkan ke Panwaslu dan boleh saja dibagikan pada saat kampanye akbar.

“Intinya beras itu tidak ada masalah, karena memang sisa bazar kemarin. Kita hanya ingin memastikan saja agar beras itu tidak dibagikan saat minggu tenang ini. Kalau mau dikembalikan ke warungnya silakan, hanya kita ingin tahu saja,” kata Noprian.(*)

Penulis: Hendra
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved