Murahnya Harga Lada Dibahas Dalam Konfrensi Lada Internasional

Beberapa pembahasan yang akan didiskusikan dalam forum ini diantaranya melemah harga lada secara nasional dan internasional

Murahnya Harga Lada Dibahas Dalam Konfrensi Lada Internasional
Bangka Pos / Krisyanidayati
The 7th Meeting of Asean National Focal Point Working Group ON Pepper, di Hotel Santika, Selasa (26/6/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi tuan rumah dalam The 7th Meeting of Asean National Focal Point Working Group ON Pepper, di Hotel Santika, Selasa (26/6/2018).

Tiga delegasi dari Malaysia, Vietnam, dan Indonesia turut hadir dalam diskusi yang akan berlangsung selama tiga hari.

Beberapa pembahasan yang akan didiskusikan dalam forum ini diantaranya melemah harga lada secara nasional dan internasional.

Executive Director Internasional Pepper Community, Hoang Thi Lien menyebutkan persoalan menurunnya harga lada merupakan persoalan dilematis yang terjadi secara internasional.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan merosotnya harga lada diantaranya persoalan kualitas lada, menyeimbangkan antara produksi dan permintaan.

"Tidak hanya Indonesia yang mengalami penurunan harga, tetapi juga semuanya. Ini dilematis, karena ada beberapa faktor yang menyebabkan ini, tidak hanya persoalan produksi tetapi juga kualitas yang dihasilkan," kata Hoang Thie Lien dalam paparannya.

Sementara itu, Gubernur Babel Erzaldi Rosman dalam forum ini menyampaikan persoalan lada di Babel, terutama untuk terkait harga yang hingga saat ini belum menggembirakan petani.

"Ada beberapa persoalan lada yang kita hadapi, diantaranya soal harga yang belum membuat petani bahagia. Selain itu, pengetahuan petani kita yang masih menerapkan dan mengelola perkebunan dengan cara tradisional," katanya.(*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved