Babel Butuh 60 Bus Sekolah untuk Transportasi Siswa

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membutuhkan 60 bus sekolah sebagai transportasi siswa di tujuh kabupaten/kota di Babel.

Babel Butuh 60 Bus Sekolah untuk Transportasi Siswa
Bangka Pos / Krisyanidayati
Sekda Babel, Yan Megawandi mengecek bus sekolah yang diberikan Perusahaan melalui dana CSR kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka, di Halaman Kantor Gubernur Babel, Jum'at (29/6/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membutuhkan 60 bus sekolah sebagai transportasi siswa di tujuh kabupaten/kota di Babel.

Saat ini kebutuhan bus itu baru tercapai 11 unit yang diperoleh dari bantuan CSR Perusahaan.

"Sebenarnya kebutuhan untuk bus sekolah dari 309 desa di Babel yang sudah kita listing ada 60 unit, yang sudah siap ada 11 unit. Pagi ini baru 8 unit, saya berterimakasih kepada perusahaan yang membantu masyarakat khususnya anak sekolah," kata Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka, Yan Megawandi saat penyerahan Bus di Halaman Kantor Gubernur Babel, Jum'at (29/6/2018).

Yan menyebutkan, saat ini masih banyak siswa di Babel yang berangkat ke sekolah masih menumpang kendaraan yang lalu lalang dan tak jarang juga membahayakan.

"Masih banyak siswa kita yang menggunakan angkutan umum yang tidak selayaknya misalnya menumpang kendaraan lewat, karena terbatas transportasi publiknya. Kita juga terbatas anggaran, jadi memang membutuhkan bantuan masyarakat dan perusahaan," tambahnya.

Dirinya mengapresiasi perusahaan yang telah menyerahkan 8 unit bus ini, yang nantinya akan dikelola dinas perhubungan Babel untuk membantu siswa melalui bus sekolah.

"Terima kasih pada perusahaan yang punya atensi sehingga bisa belajar dengan aman," katanya.

Ia berharap kedepannya, akan semakin banyak perusahaan yang peduli dan bisa membantu masyarakat khususnya untuk pemenuhan kebutuhan bus sekolah.

"PR kita dari 60 baru ada 11, kita membutuhkan sinergi untuk memenuhi ini. Kita mendorong iklim investasi dan berharap perusahaan bisa membagi keuntungan keapda masyarakat, masih banyak ladang ibadah yang bisa dilakukan tidak hanya terbatasnya pada pada bus," katanya.(*)

Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved