Kadishut Babel Ancam Cabut Izin Pemegang IPPKH Tak Rehabilitasi DAS

Kita akan berikan mereka peringatan dalam 1 tahun selama 3 kali, kalau belum melakukan itu kita akan

Kadishut Babel Ancam Cabut Izin Pemegang IPPKH Tak Rehabilitasi DAS
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Kepala Dinas Kehutanan Babel, Marwan. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Marwan mengatakan pihaknya akan merekomendasikan pencabutan izin bagi Pemegang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) di Babel yang tidak melakukan rehabilitasi daerah Aliran Sungai (DAS).

Ia menyebutkan dari 34 pemegang IPPKH 23 diantaranya belum melakukan rehabilitasi DAS.

Marwan menegaskan, apabila pemegang IPPKH tidak mengindahkan teguran dan tidak melakukan rehabilitasi DAS dalam waktu satu tahun, pihaknya akan merekomendasikan pencabutan izin ke Kementerian.

"Kita akan berikan mereka peringatan dalam 1 tahun selama 3 kali, kalau belum melakukan itu kita akan melakukan penghentian sementara dan bisa langsung kita rekomendasi pencabutan izin ke kementerian," tegas Marwan usai rapat bersama dengan pemegang IPKKH di Babel, di ruang rapat Tanjung Pesona, Jum'at (29/6/2018).

Marwan menyebutkan rehabilitasi DAS merupak kebijakan kementerian untuk menjaga mempercepat penghijauan hutan.

"Kalau dulu kan hanya reklamasi saja, sekarang ditambah lagi penghijauan dan rehab DAS. Rehab DAS boleh sebelum melakukan operasional atau melakukan rehab saat operasional di tempat yang sudah ditentukan DAS, mereka setelah operasi tambang kena kewajiban reklamasi," katanya.

Ia menyebutkan selain rehabilitasi DAS, pemegang IPPKH juga berkewajiban untuk melakukan reklamasi kawasan.

"Yang kita tekankan rehabilitasi dulu, kalau rehabilitasi enggak dilakukan ya gimana, makanya kita tidak akan berikan izin kalau tidak dilakukan rehabilitasi dulu," tegasnya.

Tidak dilakukan rehabilitasi hutan ini berdampak langsung pada lingkungan, salah satunya ialah menyebabkan banjir.

"Akibatnya tau sendiri Babel kalau ada 3 jam hujan sudah banjir, karena aliran sungai itu terganggu. Ini kewajiban pemegang IPPKH untuk merehabilitasi DAS yang sudah ditentukan," ujarnya.(*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved